9/21/2018

ASUS X555, DONGKRAK KINERJA


Pernah tidak kamu ingin pekerjaanmu selesai tepat waktu, tidak terhalang oleh karena ketidakmampuan, tidak tergantung piranti kamu. Sayangnya masalah sering timbul, karena waktu sedikit, pekerjaan banyak, kebiasaan diri yang tidak bisa membagi waktu, kemampuan diri dalam mengolah pekerjaan, dan piranti yang belum sesuai kebutuhan.

Yap siang kemaren  saya menerima pekerjaan, tanpa berpikir panjang. Padahal saya mempunyai waktu sedikit, kurang mampu dalam mengolah foto,  kebutuhannya untuk cetak. Juga saya  tidak bisa menggunakan laptop saya dengan bijak. Walhasil jam  20.45 saya baru selesai edit foto. Sampai tempat cetak foto langganan saya sudah tutup. Terus di tempat yang satu masih buka, tetapi hanya menerima tidak bisa ditunggu. Untungnya teman kerja saya  tidak fanatik tempat mencetak. Masih ada tempat mencetak yang masih dibuka. Alhamdulillah juga toko tempat menjual frame dekat tempat mencetak masih buka. Pasti ada jalan dalam setiap permasalahan. Yakin itu.

Menggunakan laptop dengan bijak? Iya, kalau kondisi laptop lelah jangan dipaksa bekerja keras. Buka photoshop, buka internet, banyak yang dibuka, juga Microsoft office.  He he persis emak-emak zaman now. Sambil momong anak, masak, sambil kerja di rumah. Puyeng gak. Kalau bisa memilih, mah pasti salah satu saja dikerjakan.

Ketidakmampuan saya memilih ini rupanya ada jawabannya. Yah paling tidak membantu menyelesaikan satu masalah. Alat yang saya pakai kudu tahan panas seperti  Laptop Asus seri x 555.

Minggu yang lalu saya ingin melihat laptop ini. Paling tidak foto dan pegang. Rupanya salah satu  pusat perbelanjaan daerah Depok yang saya kunjungi  tidak tersedia versi ini. Padahal tidak perlu repot selain dijual gerai/toko gadget, ASUS X555 juga dijual di Tokopedia. Versi X 555 yang saya lihat ASUS Notebook X555QA-BX101T – Black

Prosesor : AMD Quad Core.  Processor On Board: AMD Quard Core A 10-9620P tipe Grapis amd radeontm r5 graphics.  Bisa digunakan untuk gaming menengah. Asus X555Q  merupakan notebook entry gaming dengan APU (Accelerated Processing Unit) generasi ke 7. Juga edit foto dengan menggunakan photoshop atau edit video menggunakan corel draw. Selama ini. Kalau laptop tanpa chip grafis hanya mengandalkan prosesor memang agak sulit untuk pekerjaan diatas.

Prosesor A10 membantu streaming video full HD menjadi lancar. A 10  bekerja tanpa menyedot baterai dengan cepat. 

Dengan spesifikasi ini,  Asus seri X dirancang untuk produtivitas dan entertainment. Ditambah dengan ukuran layar 15,6 Inch. Resolusi layar : 1366 x 768.  Dengan audio, networking, wireless Bluetooth terintegrasi. Operating systemnya Window 10 64 bit.

Memori standar 4 GB DDR 4. DDR4 saya lihat di TokoPedia sedang  di Asus product guide bulan Mei-Juni 2018:  4 GB DDR3 RAM. Jelas beda, kalau DDR4 lebih canggih. Memori bisa mencapai 16 GB. Kecepatan dan frekuensi lebih baik dari DDR3. Maka tranfernya lebih cepat. Menurut saya pengaruh dengan kinerja kita. Tegangan DDR4 hanya 1,2 volt lebih hemat daya.

Baterai Asus X555 menggunakan li-Polymer battery yang hanya dimiliki oleh x455/x555. Umur baterai 2,5 kali baterai silender Li-on. Ratusan nge-charge kapasitas baterainya masih 80 %. Berarti agak lambat ganti baterai. Umumnya baterai berusia 4-5 tahun untuk pemakaian normal. Sekitar  6 jam sehari. Ini mah pengamatan saya. Harga baterai laptop biasanya dibrandol dengan harga mihil. Jadi diawet-awet. Kalau sudah penuh jangan dicolok terus. Bisa jebol baterai.

Charge baterai cepat, untuk 60 % hanya 49 menit. Tidak terlalu lama menunggu.
Asus X555 mempunyai teknologi Icecool. Pada area palm rest terasa dingin karena teknologi ini menyebabkan panas tidak menumpuk di bawah area tersebut. Menjaga kondisi temperatur notebook tetap berada  diantara 28°  hingga 35 °.
Saya searching istilah palm rest. Istilah ini mengacu pada pemanjangan permukaan keyboad, dekat dengan pengguna keyboard.  Untuk bekerja tanpa jeda, tentu ini menyenangkan.

Hal yang menyenangkan lainnya adalah Asus X555 sudah diisi dengan Window 10 asli. Hal yang didapat bila menggunakan Window asli, keamanan, update gratis, mendapatkan fitur terbaru dan menarik. Serta dukungan gratis 24/7 dari Microsoft melalui telepon, chat, dan online.

Standart pemindahan data ditempat saya bekerja biasanya mengirim email kadang juga melalui flash disk. Asus X555  mempunyai Port USB 3.0, HDMI, dan VGA. Membaca kartu SD (Secure Digital)/SDHC (Secure Digital High Capacity/SDXC (Secure Digital Extended Capacity) 3 in 1. Pas sekali dengan kebutuhan  pekerjaan saya.  Dalam Semua alat penyimpan tersebut ada berbagai macam speednya. Misalnya angka yang tertera dalam lingkaran 2 berarti kecepatnya 2 MB/second- 25 MB/second.

Nah sepakatkan notebook Asus X555 ini membantu kinerja. Ujung-ujungnya  jadi produktif dalam berkarya. Karena paling tidak satu masalah sudah terselesaikan. Paling utama perbaiki diri, agar piranti yang mendukung dimanfatkan dengan baik.  

Sumber:

https://www.asus.com/event/2018/productguide/id/ASUS_Product_Guide.pdf
https://blog.dimensidata.com/perbedaan-memori-ram-ddr3-dengan-ram-ddr4/
https://www.asus.com/id/Laptops/X555QA/
http://www.teknoplug.com/2018/01/notebook-asus-amd-performa-bagus-harga-murah-x555qa.html

8/17/2018

Merah Putih 73 Tahun

Subhanallah,
Allah menciptakan sel darah merah mengantar oksigen dan karbon dioksida ke tempatnya.
Sel darah putih melawan virus, bakteri dan mikroorganisme.
Subhanallah,
Allah mentakdirkan bangsa Indonesia mempunyai bendera Merah Putih.
Dirgahayu Indonesia  73 tahun!

Beberapa hari ini saya mendokumentasikan kak Endah bercerita.  Bersumber buku karya sendiri. Judul Dera dan Bendera. Berkolaborasi dengan perpustakaan Tetum Bunaya. Setiap hari berbeda kelas. Interaktif dan gaya cerita sesuai umur. Terharu anak-anak milenia menghormati bendera Merah Putih. Nilai-nilai patriotisme tertanam pada anak-anak. Mereka tak merasa digurui.

Semoga generasi kita merawat Indonesia dengan baik. Tak ada jeda waktu, terus berkesinambungan antar generasi. Semoga elemen bangsa dapat mengisi semua sektor pembangunan. Aamiin.

7/29/2018

PAMERAN 'BASA-BASI' OLEH ERUDIO SCHOOL OF ART

Pameran 'Basa-basi' diselenggarakan oleh Erudio School of Art, sebagai tanda syukur empat belas orang siswanya telah lulus. Bertempat di Goethe  Institut Jakarta, jalan Dr Sam Ratulangi no 9-15, Gondangdia, Menteng, Jakarta Pusat.

Monika Irayati, direktur sekolah dan inisiator ESoA membuka pameran 'Basa-Basi'  dan Kenduri Lulus Bacth 3 tanggal 27 Juni 2018.  Pameran berlangsung hingga  28 Juni  2018. Tampil dalam acara pembukaan  Safira, ia Performance Art dengan Sharon Bitner. Dilanjutkan dengan Bicang Seniman, acara puncak Kenduri Lulus. Kepala Sekolah ESoA, Diajeng I. Angelia B dan Monika Irayati memimpin prosesi.

Monika Irayati,  Direktur Sekolah dan inisiator  Erudio School of Art
Sumber foto ESoA

Kok Pameran 'Basa-basi? Dalam pikiran saya ingat  anak-anak saya semua laki-laki  dan suami saya yang dari Sekolah Lanjutan Pertama saja sudah Sekolah Teknik, kuliah hingga bekerja. Berkomunikasi dengan suami biasanya langsung pada pokok pembicaraan. Pola komunikasi  anak-anakpun jadi terbawa. Bagaimana basa-basi dibawa ke dalam karya.

Nah ini ada Pameran Basa-basi, apa maksudnya? Di kamus arti basa-basi hanya sopan santun tidak mengandung informasi. Benang merahnya makna dari basa-basi itu sepele. Namun siswa yang ikut pameran, menterjemahkan basi-basi  dengan 'detilnya' karya mereka. Seperti apa kira karya mereka.  Berikut pameris dan karya mereka. 

Sebelum kenduri, siswa mengadakan pameran masing-masing. Azra Dereinda mengawali rangkaian pameran yang berlangsung bulan April hingga April. Final Major Project remaja perempuan ini Squared 3. Ia berpameran tanggal 26-27 April 2018 di Binus Northumbiria School of Art. Media yang digunakan diorama 1:5, dicetak dikertas vynil. Ia membuat  3 karakter Reuben, Morte, dan Lucius. Tertuang dalam karya bagaimana kebiasaan dari 3 karakter.

Bare diusung oleh Syifa Mahala. Ia mengenjawantahkan dalam anting. Syifa mengajak semua orang untuk menjadi diri sendiri. masing-masing orang adalah unik. Sering kali karena ingin mencapai  puncak eksistensi sosial, seseorang menjadi orang lain. Tugas akhir dikerjakan selama 9 bulan. Pamerannya di Gordi HQ, tanggal 5-6 Mei 2018.

Farrel Dewantara, Beda Itu Asik. media yang digunakan adalah video. Perbedaan itu bukan suatu yang harus dihindari juga bukan masalah penilaian. Perbedaan memunculkan rasa hormat dan toleransi. Seperti genre musik #bedaituasik. Setuju nak, apalagi mendekati tahun Pemilu. Miris saya, sama-sama rakyat Indonesia, kok bisa mengatakan orang lain 'pekok' hanya karena pandangan politik beda.

Origin oleh Radif. Media kolase digital diprint pada kanvas. Karyanya adalah penyataan ia memilih untuk berada dilingkungan yang membuatnya bahagia. Tidak  hanya menerima nasib. Ia juga lebih menghargai kehidupan yang dipilihnya.

Dimas dengan Vanish Robinnya mengajak penikmat seni lewat  story book dan Merchandise. Vanish, adalah anak 7 tahun yang tinggal di Panti Asuhan bersama 11 teman senasibnya.

Word Vomitnya Seroja. Saya melihat karyanya di ESoA. Ia menggunakan media kain untuk mencetak buah pikirannya.



Safira menggunakan media video dan kain   untuk memvisualisasikan idenya tentang RAW. Kalau melihat artinya RAW artinya mentah atau juga nude. Ia mengekspresikan perjalanan penerimaan diri melalui tarian. Sebagai manusia, masing-masing orang memiliki inferioritas. Perasaan yang persistent merasa tidak mampu. Rasa rendah diri menenggelamkan seseorang ke jurang tanpa satu lampupun menyinari jalan. Sering orang lupa yang menyebabkan 'turun' akibat diri sendiri. Maka ambillah langkah ke depan, impact tak hanya diri sendiri juga untuk orang sekitar. RAW menggambarkan upaya dan proses menciptakan keseimbangan fisik dan mental. Saya jadi teringat dengan wacana tentang ESoA yang dikemukan oleh Ibu Ira. ESoA membimbing  siswa menjadi insan paripurna. Art sebuah wasilah tentang pemahaman proses belajar dan kebermanfaatan diri bagi lingkungan.

Kevin Kamal GN ia mengusung tema Chain fall. Saya searching di Mbah Google gambar yang terlihat katrol. Nah kalau karya Kamal yang bermedia video ini, menggambarkan informasi sampai pada penerima, Informasi bisa lewat emosi, perasaan atau bagaimana cara penerima melihat. Informasi sampai pada penerima diibaratkan aliran sungai. Semakin mengalir jauh ia perlu banyak benda. Infomarsi dari awal hingga akhir sering berbeda.

Ketika saya berkunjung ke sekolah ini saya bertemu dengan Kevin, ia yang sudah menjadi alumni sekolah Erudio menceritakan mengapa ia sekolah ini karena ia suka menggambar. Setelah sekolah beralamat di jalan ini ia mengenal bentuk art lain.  Ia senang karena sejak awal tidak hanya belajar konsep melainkan 'kerja nyata'.

Senang ya dari dini sudah tahu mimpi dan passion. Dari kecil 'barangkali' sudah mengenal potensi diri. Pangkas jalan untuk mencapai goal. Lebih mumpuni dibidangnya. Karena intens belajar.

Zahra dengan Phantasmagoria in Blue, Pameran kolaborasi 'Serius Gak Serius oleh Karya, Jaggro, Kevin dan Adam. Group Discussion "Chronos" oleh Jennifer dan ditutup oleh Gya dengan peluncuran merk 'Super Super. Ia memproduksi pakaian, karpet, selimut hingga papan Selancar


Lama saya menyelesaikan tulisan ini. Saya terlalu asik melihat mereka lewat tayangan dari sekolah Erudio. Mengubah cara pandang saya terhadap orang berkesenian. Menyesap makna pendidikan. Rasa haru biru masih ada yang peduli dengan keinginan lebih baik. Melakukan sesuatu karena mencintai yang dilakukan. Terbayangkan bila mereka menjadi teknokrat memaknai pekerjaan mereka tak hanya untuk diri sendiri tetapi untuk banyak orang.

Kamu agen perubahan itu nak bersama anak bangsa lain dalam berbagai bidang.






Jakarta Modest Fashion Week 2018

Gaung Modest Fashion Week saya  tangkap ketika Franka Soeria hadir Muffest 2016. Ia salah satu penggagas acara mode tersebut di Istambul.  Tahun 2018 tepatnya tanggal 26-29 Juli, bertempat di Gandaria City, hadir di Jakarta dengan label Jakarta Modest Fashion Week. Sebelumnya di kota Istambul, London, dan Dubai. 

Saya hadir hari ketiga, 28 Juli. Acara talk show di Piazza dan fashion show di Atrium, Gandaria City Taman Gandaria, Kebayoran Lama.










Workshop retail analytic by Omnilytics London: Design with Confidence. Real time trend intelligence

Gunakan sosial  media  IG, twitter,  facebook, Youtube dan lainnya sebagai alat untuk mempromosikan produk. 


Chit-chat with Influencers

Chit-chat bersama  Hasna B (Singapore), Aufa Tokyo (Indonesia-Japan), Leena Asad (USA), Sisi Bolatini (UAE), dan Hamimi Daulay (Indonesia). Chit-chat dipandu Ines Sebiane.

Leena bercerita model tulban yang dikenakannya menginspirasi orang di Amerika. Tips untuk memilih style, jadilah diri sendiri. Itu menyebabkan nyaman dalam berbusana. 

Hasna dulu tinggal di Paris, ia bilang dulu juga mengenakan tulban, di negaranya  tersebut sulit untuk mengenakan asesoris muslim. Baik bekerja maupun ke sekolah. Mengenakan penutup kepala tidak seperti di Indonesia. 

Hamimi menyarankan untuk pemain sosial media, harap berhati-hati dalam membagi konten. Karena ada saja orang yang mencari celah mencari kesalahan.


Press conference designers parade show 4

Press conference hari ketiga menampilkan Elda, Sugeng Waskito (Gee Batik), Mosika Zeid dari Dubai (Desert Cove), Three Little Ahmads (All kids models), dan Dhienda Nasrul. Mode yang diangkat tertutup dan sopan. Tidak saja untuk muslim atau yang berhijab. 




Press Conference Asian Para Games x JMFW Present dream and design for disabilities
Hadir dalam presscon:

Director of Marketing, Promotion and Look & Feel, INAPGOC
Indonesian Asian Para Games Organizing Committee, Mirsya Budiarsi
Thisable Enterprise: Angkie Yudistia, saya tidak melihat ia hadir.
Aksi Cepat Tanggap (ACT): Helmina Sari
Markamarie
Theable Art
Athletes from Para gemes: Laura Aurelia Dinda & Nor Aimah



@modestfashionweeks menggandeng @actforhumanity suport teman difabel  berkarya dalam design. ACT juga mendukung difabel berkarya dalam melukis agar karya mereka  lebih dikenal masyarakat dunia. 

Menarik yang dilakukan @markamarieofficial dan @thinkfashionco, dalam kesempatan #jmfw mengajak masyarakat lebih aware terhadap difabel. Ada ASIAN Para Games bulan Oktober. Mau ikut berpartisipasi dalam acara Para Games? Masih dibuka kesempatan menjadi volounter. 

Hadir Laninka Siamiyono ia gencar kampanye lipstik untuk difabel. Lewat chanel Youtubenya Whell chair Girl ia kerap membagi tutorial make up. Padahal ia mengalami kesulitan untuk memegang kuas untuk memoles wajahnya. 


Bincang Who made your clothes: Behind the Scene Stories of Fashion Producton. 

Talk show terakhir dengan Ali Charisma dan Khanaan Shamlan. Moderator Wawa Raji founder Blogger Crony. 

Peran  fashion designer, merencanakan, merancang dan marketing. Berkreasi sesuai permintaan pasar. Biasanya untuk brand kecil semua dilakukan sendiri, ujar Ali ketika ditanya tentang peran fashion designer. Sedang Khanaan, fashion designer adalah seorang yang membuat konsep sebuah rancangan. Untuk mewujudkan sebuah rancangan banyak tangan. Untuk workshop Khanaan ada di Jakarta dan Pekalongan. 

Pakaiaan yang dikenakan Khanaan adalah batik kontemporer. Tekniknya tetap batik inspirasi motif dari Jaifur. Pakaian Khanaan sudah masuk Metro. Paling sulit dalam proses pembuatan pakaian  adalah konsistensi produk dan pewarnaan, karena menggunakan teknik batik. 


Ali membagi tips bagaimana cara agar merancang   baju update terus. Padahal perancang sudah senior Ikuti selera konsumen dengan cara mendengarkan lagu yang sedang trend, amati musim. dan event. 

Untuk menghindari penjiplakan karya,  Khanaan. legowo saja. Konsumen akan tahu produknya. Agar menjadi leader, terus menerus  ia selalu mencari inspirasi baru. 

Wawa menyimpulkan  edukasi buyer dan jalin hubungan terus. Agar mereka tahu perbedaan produk mana yang asli. 




Fashion Show: Parade 4 show designers & dream and design for disabillties exclusive show. Elda, Gee Batik, Desert Cove, Three Little Ahmads (All kids models), Dhienda Nasrul, Exclusive: Asian Para Games X JMFW present Dream and Design for Disabilities (Indonesia- Turkey-Germany)






6/28/2018

Film Koki-Koki Cilik

Memasak bagi anak-anak saya, suatu hal yang menyenangkan karena mereka bisa memilih bahan dan memilih rasa. Mau asin tidak hambar seperti masakan Umm. Untuk anak yang kuliah dan baru akan SMA pengalaman memasak benar-benar sendiri tanpa batuan,  ketika SMP di pesantren. Diajari ibu Kantin. Sedang anak saya yang masih SD, sering membantu proses memasak. Belum berani 'memegang' kompor sendiri. Misalnya ia paling senang membantu saya membuat pizza. Kalau masalah tampilan dan rasa jangan dibandingan chef ya. Penting anak-anak senang.



Banyak pelajaran ketika memasak. Di Sekolah Dasar tempat anak saya, memasak adalah agenda rutin di setiap semester. Dari Kelompok Bermain hingga Sekolah Dasar. Tingkat kesulitan memasak disesuaikan kelas anak. Menariknya untuk SD, bisa dikaitkan pelajaran Matematika, IPA, PPKN dan yang lainnya.

Kalau TK, melatih motorik anak, indra penciuman, meraba tekstur, sains dan kepercayaan diri anak. Kelompok Bermain, membuat mereka berani memegang bahan-bahan masakan. Melatih mereka suka sayur. Karena dikenalkan dari bahannya dan icip-icip sayur yang sudah disiapkan guru. Seru bangetkan dunia memasak.

Nah bagaimana bila dikompetisikan. tambah seru. Kalau saya sendiri teringat waktu SD dan SMP itu pelajaran PKK (pelajaran apa itu? Anak zaman oldnya saja yang tahu). Estetika penyajian biasanya menjadi penilaian selain rasa. Saya pernah disuruh ngulek bahan rawon sama tante untuk persiapan lomba memasak di sekolah. Nguleknya sampai halus. Jangan tanya blender. Almarhumah tante saya lulusan SKKA (SMK jurusan tata boga), ingin saya bisa nguleg. Kids zaman now bisa nguleg gak ya?

Bicara kompetisi memasak ada film yang akan tayang tanggal 5 Juli 2018, judul Koki-Koki Cilik. Bercerita tentang Bima (Farras Fatik), anak dari keluarga sederhana. Ia berhasil mengikuti Cooking  Camp.

Dalam kemah memasak diajarkan cara memasak dan pada akhirnya ada kompetisi. Bima bersaing dengan Audrey (Chloe X) juga Oliver (Patrick Miligan). Chef Grant (Ringgo Agus Rahman) sebagai pembimbing saat latihan memasak. Bagaimana kelucuan Chef ini. Ia berakting serius tetapi lucu atau bagaimana? 


Meniru adegan film transfer semangat


Pemeran pendukung Cole Gribble sebagai Ben, Clay Gribble memerankan Jody, Niki (Clarice Cuttie), Melly (Alifa Lubis), aktris cilik ini sangat menghibur dengan dialog petuahnya.

Key (Romaria Simbolon),  Kevin (Marcello), Alva (Ali Fikry). Ada Morgan Oey sebagai chef Rama. Bagaimana perannya dalam film. Sebagai penolongkah atau sebagai yang lain? ia dipuji oleh chef Agus Sasirangan sebagai mentor dalam film ini. Ia cepat belajar. pas di film ada ucapan Chef Gilang alias Rama yang bagus untuk diingat. Mau jago masak, tetapi tidak menjalani prosesnya. Sama saja bohong. Banyak kata-kata bijak dalam film ini, penulis film  adalah Vera Varidia. 

Film yang ditujukan untuk anak ini tidak jelimet, gampang dicerna anak. Pesan yang disampaikanpun tidak menggurui. Anak-anak dapat menangkap arti perjuangan, persahabatan, dan sportivitas. Banyak nilai-nilai  memasak yang saya catat selama menonton. Kalau saya kasih tahu sekarang ntar tidak seru  lagi nontonnya.

Awal film saya sempat menangis, demi cita-citanya seoarang anak rela memecah tabungannya. Ternyata uangnya masih kurang. Ditambahi oleh tetangga-tetangganya. Gotong royong, asli Indonesia banget. Pas banget dengan soundtrack film, Oh Senangnya feat. Romaria. Lirik berkisar  belajar hal yang baru untuk bekal dimasa depan.

Pas acara Gala Premiere, saya bertemu dengan Farras Fatik pemeran utama. Saya tanya adegan mana yang paling sulit? Kata ia pas disuruh menangis saat beradu peran dengan Morgan. Benar saya lihat pas adegan tersebut ia sungguh menjiwai. Kebetulan saya mengajak anak kedua saya yang suka mengkritik akting pemain film atau sinetron, Ia bungkam. Berarti memang oke.

Farras Fatik pemeran utama


Aktor kawakan Adi Kurdi berperan sebagai pemilik Farm sekaligus juri kemping memasak. Diluar kontek film saat saya bertemu. Apa pesan untuk anak-anak. Penting anak-anak senang dan jangan menyimpan rasa kesal. Maksud beliau bila ada uneg-uneg sampaikan saja. Perkataan beliau difilm yang saya catat mengenai memasak. Tidak mudah membuat seseorang  untuk pertama kali mencicipi,  terkesan dengan masakan kita.



Film disutradarai oleh  Ifa Isfansyah, pemenang piala Citra tahun 2011 dalam film Penari. Ia juga membesut film Garuda di Dadaku. Film Koki-Koki Cilik diproduksi oleh perusahaan MNC Pictures, Anak perusahaan MNC Media. 

Cocok mengisi liburan anak-anak. Semoga setelah menonton dapat ide mengisi liburan panjang anak. Agenda kreatif, seru, menyenangkan, dan tak terlupakan. 






Sumber tulisan:

http://www.mncpictures.com/kokikokicilik/#synopsis




6/14/2018

Ucapan Idul Fitri

Berikut  ucapan Idul Fitri. Saya menggunakan aplikasi Canva untuk membuat desain. Saya menggunakan desain gratis yang sudah ada dan memodifikasinya. 

Desain berkut saya menggunakan cymera dan Canva.
Sebelum diutak atik foto aslinya

Silakan gunakan dan download desain. Semoga bermanfaat.

Jawaban Doa Idul Fitri

Berikut jawaban doa Idul Fitri. Saya menggunakan desain dari Canva  dan memodifikasinya. Silakan menggunakan foto desain. Saya coba di WA tidak terlalu berat. Semoga bermanfaat. 

5/26/2018

Film 212 The Power of Love

Apa yang membuat kamu memutuskan untuk menonton sebuah film sejarah?  Film 212 the Power of Love termasuk film sejarah. Film yang berlatar belakang aksi damai 2 Desember 2016. Aksi  yang menggetarkan hati. Seperti kita ketahui aksi damai ini terbetik karena surat Al Maidah:51 dinistakan. Jadi ingat dengan tag line blog saya Sabar Syukur Ikhlas, kalau disingkat SSI sama dengan surat al Maidah 551. Apa hubungannya dengan tag line blog. Menurut saya ada ketika sebuah aksi   harus bersabar dengan amarah.  Terciptalah damai. 

Saat aksi hujan tidak menyurutkan jamaah untuk tidak sholat, malah bersyukur. Bayangkan saja ada yang berjalan ratusan kilometer. Sepertinya  Allah membersihkan  hambanya. Subhanallah untuk mereka yang Ikhlas dalam beribadah. 

Penyebab ummat tergerak memutihkan Monas, karena kecintaan terhadap Al Qur’an. Itulah saya pikir penggagas film membuat judul the power of Love. Angka 212, bila 2nya di-inverse seperti membetuk love, dan ditengahnya ada Monas. Bagaimana cinta itu menjadi ruh sebuah film. 


Film menceritakan seorang Jurnalis sebuah majalah Republik, Rahmat diperankan oleh Fauzi Baadila. Ia, muslim, namun pemikirannya berseberangan dengan ayahnya yang kyai dan banyak orang. Plot film mengalir cepat. Rentetan peristiwa dalam cerita tersambung halus. Rangkaian sebab akibat logis. Tak sepenuhnya alur film maju ada flash back untuk menjelaskan bagaimana karakter  tokoh  utama terbentuk. Jarang-jarang tokoh utama dengan karakter antagonis. Tokoh pendamping benar-benar membangun cerita. Tak sekedar hadir. Pemain dalam film ini adalah Asma Nadia,  Cholidi Asadil Alam, Meyda Sefira, Hamas Syahid Izzuddin, Adhin Abdul. 

Kata anak saya berumur 9 tahun, Rakmat jalannya gaya banget. Memang ada adegan peserta aksi berjalan, termasuk Rahmat yang mendampingi ayahnya. Saya  berani mengajak anak saya yang belum 13 tahun karena percayanya filmnya aman. Tentu saja harus siap menjelaskan sesuai umurnya. 
Banyak cinta dalam film ini cinta dengan orang tua. Cinta dengan lawan jenis, penasaran tidak sutradara Jastis Arimba membungkusnya dalam film?  Cinta pada sesama, bagaimana toleransi umat Islam saat menjaga sepasang penganten melintas aksi menuju gereja Katedral.  Cinta pada lingkungan, saat aksi ada yang membersihkan tempat aksi, rumput yang tidak  diinjak. Ini cerita saat aksi yang diangkat kembali dalam film. Perjalanan cinta pada Allah. Tentu tak kalah penting  cinta Allah pada hambaNya, sehingga aksi damai tercipta. 

Semoga film baik banyak lahir dari Warna pictures. Helvi Tiana Rosa, Oki Setiana Dewi, Erick Yusuf sebagai produser tambah semangat membangun film baik bagi keluarga Indonesia


5/05/2018

KUE PISANG SKIPPY® PEANUT BUTTER


KUE PISANG SKIPPY® PEANUT BUTTER



BAHAN:
100 gram pisang Uli
100 ml air
50 gram margarin
½ sendok teh garam
7 sendok makan  Skippy Peanut Butter (boleh kurang atau lebih)




Cara Membuat
  1. Lelehkan margarin. Dinginkan. Lebih baik lagi melelehkannya pada cetakan kue
  2. Potong pisang dengan ketebalan sekitar 0,5 cm
  3. Masukkan air pelan-pelan pada tepung terigu. Jangan terbalik. Sebab bila tepung yang dituang ke air. Akan ada butiran/gumplan  besar sehingga memakan waktu untuk mengaduk. Masukkan garam, aduk .
  4. Tambahkan pisang pada adonan.
  5. Margarin cair tuang sambil diaduk hingga rata
  6. Hangatkan cetakan kue. Masukkan adonan pada cetakan. Setengah matang masukkan Skippy Peanut Butter. Boleh jenis Chunky atau Creamy. Bedanya Creamy terasa lembut sedangkan Chunky masih ada sensasi potongan kacang.  

Angka 6 pada dua angka memang benar adanya, 6 pertama menunjukkan adonan baru dituang, sedang 6 berikutnya adonan ada yang dibalik ada yang tidak. 

Saya mencoba beberapa bentuk. Setelah kue diberi Skippy, kue  saya balik. Bentuk lain saya biarkan bagian yang ada Skippy tetap di atas. Api saya matikan agar tidak gosong. Sebaikknya kenali  cetakan kue. Sebab masing-masing cetakan berbeda. Cetakkan saya berasal dari Banjarmasin. Di Kalimantan Selatan biasanya cetakan tersebut untuk roti pisang. Sebutannya saja roti, bentuknya tidak seperti roti. Persis seperti kue yang saya buat. Hanya saja saya lupa bagaimana orang asli Banjar membuat roti pisang. Biasanya saya menggunakan gula. Karena saya  mencampur dengan peanut butter, saya biarkan adonan tepungnya terasa gurih. Manisnya dari pisang dan sedikit dari Skippy. Imbang kok rasanya.


Sumber tag line twitter skippy: https://twitter.com/skippy


Adonan yang saya buat jadi 7 buah kue. Saya kira-kira saja. Caranya satu bulatan cetakan satu sendok tepung, kemudian saya timbang. Untuk airnya bila ingin membuat dua kali lipat yang saya buat jangan dikalikan dua. Tambahkan saja sedikit demi sedikit agar hasil kue  tidak terlalu keras atau cair.

Waktu untuk membuat kue pisang Skippy ala saya  dari persiapan hingga matang sekitar 40 menit.  Tanpa merekam dan sesi foto waktu masak bisa 20 menit, karena sederhana. Biasanya kue enak dimakan saat hangat. Ada Skippy pas dingin masih terasa lezat. Anak saya karena lidahnya bukan taste Banjar, sangat antusias menyantap kue pisang menggunakan peanut butter.

Kue ini bisa untuk bekal anak sekolah. Tepung sedikit, ada pisang, cukup untuk energi anak. Karena ada buah dan karbo dari tepung.  Manfaat pisang memperlancar saluran pencernaan, mengobati gangguan lambung, menjaga keseimbangan air di dalam tubuh, menenangkan. Untuk  kacang mengandung protein, sebagai bahan dasar pembetuk sel-sel dan jaringan tubuh. Berperan dalam proses pertumbuhan, pemeliharaan, dan perbaikan jaringan tubuh yang mengalami kerusakan.



Ingin mencoba varian lain selain Peanut Butter, ada Skippy rasa cokelat, strawberi, dan anggur. Tiba-tiba di kepala saya ada ide. Mudah ya menyajikan kue camilan untuk keluarga atau bekal mereka sekolah dan bekerja. Kadang teman anak saya datang ke rumah. Tidak perlu bingung lagi kalau ada Skippy.

Saya membaca di web Skippy Peanut Butter bisa dipadu padan dengan buah. Nah anak-anak yang belum menyukai buah bisa dicoba. Ayam panggang dengan bumbu kacang. Tidak terpikir oleh saya. Ternyata juga bisa banget untuk topping minuman.
Bagi yang alergi kacang. Boleh coba tips saya jaga kondisi badan. Tidur cukup.  Kelola stress. Saya bisa kasih tip ini karena saya mempunyai riwayat alergi kacang-kacangan. Padahal saya sangat suka kacang. Cendol saja bisa saya beri topping kacang goreng. Mengenai alergi, saya menemukan di Facebook Skippy Indonesia  ada http://www.peanutallergy.com/symptoms-and-signs.html.

Sekilas tentang Skippy, selai ini diproduksi oleh PT.Sukanda Djaya, MM2100 Blok FF-Jl.Irian No.2 Cibitung Bekasi 17520.

Artikel ini diikutsertakan dalam lomba blog yang diselenggarakan oleh Blogger Perempuan dan Praxis sebagai perwakilan SKIPPY® Peanut Butter Indonesia.

Sumber:
Wirakusumah, Emma S. 2007. Jus Buah dan Sayuran.Jakarta: Penebar Swadaya.



4/23/2018

Urban Temple oleh Rokhmi Fitria

Ini yang kedua kali saya datang ke Muslim Fashion Festival, pertama tahun 2016.  Tahun 2018 ini saya menyaksikan Rokhmi Fitria mempresentasikan karyanya, di main stage Plenary Hall Jakarta Convention Center. Ia mengusung Urban Temple.




Terinspirasi detail pada candi seperti Borobudur dan Ratu Boko. lahirlah karya ornamen  berbentuk belah ketupat pada pakaian. Saat Fashion Show ia menampilkan 4 outfit busana mix and match casual. Trend yang diambil perancang yang berlatar belakang apoteker ini, adalah Vigilant. Kelamaan absen menulis dan baca tentang fashion, sampai saya tidak tahu tren apa ini. Konon, tahun 2017-2018 Indonesia didominasi 4 trend: Cryptict, Archean, Digitarian, dan Vigilant. 

Trend Vigilant ini sifatnya sederhana, elegan, dan tailoring cutting. Warna yang diambil Rokhmi berkisar kobicha, terracotta, linen, burlywood dan rich black. Seperti trend Vigilant pada umumnya Ibu yang rela melepaskan karirnya demi passionnya pada fashion, menggunakan kain jumputan dengan pewarna alami dengan detail payet dan bordir. Material lain organza, scuba, katun ima, dan tile. 

Sifat Vigilant mencampurkan tradisional dan kekinian hadir dalam karya Rokhmi, jadilah Urban Temple yang berarti candi dalam Urban life. Meski mengambil model ornamen candi, saya menangkap gaya modern dalam rancangan Rokhmi.

Dalam event tahunan yang digelar oleh Indonesian Fashion Chamber ini, Rokhmi bergabung dengan Hijabersmom Community. Bersama perancang Belinda Ameliyah, Waode Nila Sari, Rsy, Kiky Wahid, Eva Hazna, Indah, Karina, Fareza, Maia Artamin, Frism@, Yuko, Nancy AB, Mila Meilia. Mereka sepakat memberi tajuk fashion shownya dengan nama Unity in Modesty. 

Lebih lanjut bisa dilihat koleksi RF di IG @rf_label dan FB RF by Rokhmi Fitria, atau www.rokhmifitria.com














Sumber https://wolipop.detik.com/read/2017/02/28/184523/3434470/233/4-tren-besar-yang-akan-dominasi-fashion-di-indonesia