4/07/2017

Sekolah Relawan Launching Program Ramadhan Berani Berbagi



Bertempat di Coffe Toffe Jalan Margonda 291 Depok, Sekolah Relawan memperkenalkan program Ramadhan yang bertajuk Ramadhan Berani Berbagi. Acara 6 April 2017, dibuka oleh salah satu  founder yaitu  Roel Mustafa.  Sebentar lagi Ramdahan tiba.  Ia mengundang blogger karena menurut jejak pendapat. Apa yang ditulis blogger banyak diamini pembaca. Bersinergi dengan media  mainstream tentu.

Roel Mustafa
Roel Mustafa
Ade, ketua pelaksana program Ramadhan





Sekolah relawan  didirikan  13 Januari  tahun 2013  berangkat dari keprihatinan. Sering orang datang ke tempat bencana hanya menonton.  Banyak diantara mereka ingin membantu namun tidak tahu bagaimana caranya. Atas dasar itu. Bayu  Gautama, Dony Aryanto dan Roel Mustafa membentuk sebuah lembaga kemanusiaan yang berfokus pada edukasi kerelawanan dan pemberdayaan masyarakat.

Sebagai wujud aksi nyata pada bulan Ramadhan ini Sekolah Relawan  membuat 8 program seperti tahun sebelumnya. Aksi ini dilakukan H-7 Ramadhan hingga H-7 Idul Fitri. Papar Ade ketua pelaksana program  Ramadhan.

1.      Kado Sambut Ramadhan
Biasanya jelang Ramadhan ada iklan sirup. Banyak orang yang tidak bisa membeli kebutuhan  seperti demikian selama bulan puasa. Sekolah relawan berbagi kebutuhan pangan untuk keluarga Dhuafa. Biasanya dilakukan H-7 Ramadhan.  Target penerima manfaat 7200 orang.

Sambut Ramadhan

2.      FoodBOX
Beberapa waktu lalu  showcase yang ada di RSCM menjadi viral. Makanan tersebut diperuntukkan untuk keluarga pasien. Program ini berlanjut pada bulan Ramadhan. Fokusnya untuk sahur. Sebab untuk buka puasa sudah banyak yang meyediakan. Ada 14 outlet  foodBOX di Jabodetabek.  Masjid jami Baiturahim di bilangan Beji.  Masjid Al Mutmainah di Meruyung dekat Masjid Kubah Mas. Masjid Raya Cinere, Masjid Riyadul Abidin di Kemang, dan Masjid Raya Bogor. Ada juga di depan toko W- mart daerah Legenda WisataCibubur. Di RSCM masjid Asy Syfa dan Ar Rohman.

Outlet banyak diletakkan di masjid,  dakwah tanpa mimbar. Otomatis orang datang ke Masjid. Program ini bekerja sama dengan marbot masjid.

Roel pernah melakukan mystery guest berpakaian seperti layaknya pemulung. Ia mendapatkan data bahwa ada seorang pemulung yang terbantukan dalam program foodBox harian. Ia bisa saving cost. Biaya makan dialihkan untuk membayar kontrakan. Kasus ini dilanjutkan dengan pendampingan selama setahun.  Pemulung ini beralih profesi menjadi pedagang. Sekolah Relawan melakukan advokasi.

Tidak ada orang yang mengalami kelaparan misi program ini. Ketika orang ‘kenyang’ ia lebih mudah berfikir postif dan dapat melakukan banyak hal.


3.       Free Food Car
Program-program yang ada di Sekolah Relawan boleh  diadopsi oleh komunitas lain. Ada warung sedekah di Surabaya. Depok clean action.  Prinsipnya Semakin banyak orang lain terluar dalam melakukan kebaikan semakin baik.  Dalam program  Free Food Car, di Depok ada program mobil sedekah.
Food Car ada jadwal. Saat Ramadhan akan ada informasinya. Simak di sosial medianya. FB, Twitter, Instagramnya  Sekolah Relawan. Target penerima manfaat 3000 orang.

4.       Kampung Dug-dug
Program ini mengajak suatu kampun yang belum pernah buka puasa bersama karena daerahnya minus. Dari belanja hingga  mengolah makanan, Sekolah Relawan  mengajak penduduk setempat untuk melakukan bersama-sama. Target 30 kampung bisa menjalankan program Kampung Dug dug.
  
5.       Naik Pangkat
Program untuk kaum dhuafa agar kehidupannya meningkat. Dilakukan advokasi. Contoh yang menjadi viral beberapa waktu lalu.  Kasus Abil. Tertidur sambil jualan. Keluarganya mendapat pedampingan untuk melakukan kegiatan ekonomi.



6.      Sumur Utsman
Ini program terbaru. Sebenarnya hanya namanya saja. Sebelumnya  programnya water for life. Berubah namanya menjadi sumur Utsman karena terinspirasi kisah khalifah Utsman bin Affan. Program ini sudah dijalankan di Nusa tenggara Timur dan di daerah Nganjuk.

7.       Belanja Bareng Yatim dan Dhuafa
Targetnya adalah anak Yatim dan Dhuafa. Pernah Roel mengajak seorang anak kecil untuk berbelanja menjelang Ramadhan. Ia hanya berbelanja 1 kaleng minuman soda. Ditelusuri musababnya karena ia sering melihat keluarganya memulung kaleng tersebut. Sementara mereka belum pernah membeli. Hanya satu membeli karena sisa uangnya untuk ibunya. Sekolah Relawan juga melakukan pembinaan agar uang yang diperoleh dimanfaatkan sebaik-baiknya.



8.       Kado Lebaran
Program ini menyasar  500 KK fakir, duafa, yatim, dan miskin. Bingkisan berupa sandang untuk lebaran.

Banyak sekali yang saya peroleh dari bincang malam dengan sekolah Relawan. Awalnya saya berpikir lingkupnya hanya anak-anak yang diberi pendidikan. Rupanya relawan yang dipersiapkan untuk terjun ke lapangan. Diluar program Ramadhan, mereka melakukan program Pemberdayaan Masyarakat: Tatar Nusantara, Community Center, Volunteer Entrepreneurship. Sosial Kemanusian Clean Action, Panti Kurban, Double Pay. Advokasi: Pendampingan Masyrakat dan menjadi mitra pemerintah. Edukasi kerelawanan: community development training, disaster leadership dan lain-lain. Mereka juga mempunyai rescue training, contoh mengedukasi ibu-ibu dalam penanganan kecelakaan kecil seperti luka bakar. Sebaiknya selama 15 menit di siram dengan air bukan air es.
Sekolah Relawan

Tertarik untuk menjadi relawan, hubungi Sekolah Relawan 021 7751975. Mereka tidak membuka cabang namun mereka mempunyai 26 jejaring di seluruh Indonesia. Bekerjasama dengan komunitas lokal. Pernah melakukan rescue untuk kebakaran hutan. Caranya belajar dari kearifan lokal, membuat sumur pompa. Meski telah pergi dari tempat bencana ada jejak yang tinggalkan. Sumur itu tetap bisa digunakan bila bencana kebakaran ada lagi. .

Untuk support, rekening donasi bank Mandiri 1730000193731 an. Sekolah Relawan.


Coffee Tofee Depok
Suasana di Coffee Tofee Depok

2 comments:

  1. Program Ramadhan seperti ini yang harus kita dukung ya mba :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul sekali, program mereka jelas. Kalau ada orang yang bingung mau mengeluarkan zakat, sodaqoh kema, Sekolah Relawan pilihan yang tepat.
      Kalau di masjid dekat rumah saya, ibu-ibu berbagi ta'jil. Kebetulan tiap tahun saya yang membuat jadwal bersama ibu yang lain.

      Delete