4/03/2015

Segitiga unik Scientia Square Park (SQP), Summarecon Digital Center (SDC), dan Food Truck Festival

Kami berangkat dari rumah pukul  06.00 lewat.  28 Maret 2015 bagi anak saya nomor dua adalah hari bersejarah karena ia test saringan masuk Mahad Rahmaniyah daerah Cilodong Kostrad Cibinong. Rangkaian test selesai sekitar pukul 11.00.

Setelah test saya berencana mengajak anak-anak ke Sumarecon Mall Serpong. Hari ini ijin keluar dari Ab yang sedang tugas di Marunda adalah harus mengajak anak-anak atau tidak boleh berangkat. Saya memilih mengajak anak-anak. 

Pikir saya undangan Bloggernya di tempat itu. Saya baca berulang undanganya di Facebook. Tidak tahunya Di Summarecon Digital Center. Driver cabutan kami, tahu daerah ini karena sering mengantar anak tetangga yang bekerja daerah sini.

Dari Cibinong rutenya jalan Raya Bogor kemudian masuk tol dekat Pasar Rebo selanjutnya keluar pintu tol Serpong. Tugas saya memandu berkurang. Biasanya saya menggunakan handphone  sebagai GPS. Zaman dahulu, kesannya jadul  sekali. Saya menggunakan peta yang tebal untuk mencari suatu alamat. Itu terjadi tahun 2000-an. Berterimakasihlah pada teknologi. Sekarang dengan handphone saja orang bisa mengerjakan apa saja.






Dalam perjalanan saya sempat melihat spanduk besar bertuliskan food truck di sepanjang jalan semakin dekat semakin banyak petunjuk. Sebelum datang belum bisa membayangkan bentuk acaranya. Ketika berangkat saya juga tidak semangat. Ketika meilhat di halaman SDC barisan food truck eye cacthing.  Mata yang tadinya ngantuk, kepala cenut-cenut jadi segar. Lazua anak bungsu saya girang. Saat ia berumur 3 tahunan, ia amat suka truk. Kalau buka Youtube subyek itulah yang ia tuju. Barisan truk tersebut obyek foto yang wah. Untuk orang suka foto pasti  tidak mau melewatkan  momen ini.

Kami memasuki area parkir di basemant. Anak-anak tidak sabar lompat dari kursi. langsung meningkat kadar kecerewetan saya. Agar mereka bisa jaga sikap. Sebab mobil, motor sudah mulai banyak berlalu lalang di parkiran. Bahkan ada beca. Transport yang itu mah mungkin propertinya SDC.

Azra lupa bawa sandal langsung nagih minta belikan sandal. Untung ada  The Market di SDC. Lazua langsung lihat mainan. Ia bilang mau lihat saja. Kemudian membujuk. Ia mau minta belikan. Kata saya kita datang ke sini mau kulineran.

Ia keukeh mau beli. Saya iyakan. Tahunya setelah lama lihat-lihat tidak jadi beli. Tidak tahu alasannya apa. Ia tertarik beli minuman di tempat tersebut. Kami bergegas ke area food truck. Saya mendapat voucher dari SDC. Saran dari Mbak Andien untuk membeli kupon pecahan sebab jaga-jaga penjual tidak punya kembalian.

Anak-anak sorak-sorak bergembira. Saya ajak berkeliling terlebih dahulu. Pilihan mereka pada Taco. Untuk pilihan makanan sengaja saya tidak mengarahkan. Biar saja mereka memilih sesuai keinginan mereka.

Scientia Square Park



Sumber dari Scientia Square Park

Ketika menunggu pesanan. Jam tour ke Scientia Square Park dimulai. Lokasi taman ini berada di belakang SDC.  Azra awalnya tidak mau ikut. Ia bolak-balik melihat pesanannya. Dekat dengan area menunggu. Akhirnya Azra  ikut. Kami diberi gelang di tangan oleh Mbak Andien untuk tanda masuk Scientia Square Park. Tiket masuk SQP untuk umum sebesar Rp 50.000. Ada 3 loket pembayaran,  yang terletak utara, timur, dan selatan. 






Ketika masuk ke taman, disambut kids playground, material di bawah play ground terbuat dari bahan yang tidak menyebabkan anak terluka bila jatuh. Saya injak terasa empuk. Anak-anak langsung memutari area ini. Jingkrak-jingkrak girang. Cocok sekali untuk anak-anak yang butuh ruang untuk bergerak.














Bersebelahan ada Vertical Limit. Untuk anak-anak dan orang dewasa. Lagi-lagi lantainya aman. Saya sempat juga memfoto penutup ‘lubang air’ sangat datar, sehingga bila anak berlari tidak akan tersandung.


Melewati Water Feature yang mengaliri seluruh SQP, kami di bawa melihat pendulum raksasa. Duo anak saya langsung mencoba. Lazua dan Azra menikmati, seru sekali sembari teriak-teriak. Ada dua penjaga yang siap mendampingi. Untuk anak yang sudah besar pendulum ditarik dengan kuat sedang anak balita tentu ayunannya disesuaikan. Karena aman, Saya tinggal melihat orang ‘panjat tebing’. Tentu saja saya lirik-lirik. Memang sebaiknya di bawah pengawasan orang tua.


Di sisi kiri Vertical limit ada The Bars. Untuk yang suka melatih otot ini tempatnya. Anak-anak juga bisa bergelantungan. Harus pemanasan dahulu, kalau tidak bisa kram. Bergelantungan juga merupakan pemanasan untuk OR berat lain. 

Berjarak dua meter dari Bars ada olah raga keseimbagan, keberanian, kekuatan kaki, yaitu fasilitas Velocity Skatepark. Lazua sudah lama ingin mempunyai skateboard. Sampai sekarang belum saya belikan.

Berhadapan skate park ada Universe Amphitheater. Ruang terbuka yang sangat luas. Diperuntukan untuk pertunjukan dengan atsmophire alam.  Ada speaker yang mengalunkan suara alam... bunyi kodok, jangkrik. Tidak saja untuk pertunjukan juga untuk menikmati langit malampun sangat cocok. Kalau tidak hujan ada bantalan bulat. Enak untuk duduk sambil memandang bintang dan bulan purnama.


Di samping amphiteather, ada Paddy Field. Beberapa bulan yang lalu SQP sengaja mengundang anak-anak TK untuk menanam padi. Kini padi itu tumbuh subur. SSP menggandeng benar-benar petani untuk maintenance. Beberapa bulan lagi saat panen siswa TK akan diundang kembali. Muatan pendidikan untuk siswa tersebut adalah untuk menghargai nasi. Karena melalui proses yang panjang hingga menjadi nasi. 

Di belakang Paddy Field ada  The Twister.  Tempat berkumpulnya komunitas penggemar remote contral car.  Ada paddock, track, tribun untuk melihat aksi mobil kecil tetapi sangar tersebut. Lazua dan Azra naik tribun. Terdengar raungan mesin remote control car. Saya kira sebelumnya adalah bom bom car, ketika belum memasuki area ini. 



Persis di sampingnya ada Serenity Koi Farm.  Kami melewati tempat ikan koi ini. Blogger memilih masuk ke The Metamorphosys. Lazua berani masuk karena tentu ingin tahu. Banyak sekali jenis kupu dalam taman. Bahkan ada kepompong yang digabungkan dalam satu tempat karena ada pemangsa alami di sekitar taman kupu-kupu. Binatang yang bertahan hidup hanya dua minggu ini menyukai pohon jeruk.




 



Fasilitas yang disediakan SQP: ada sepeda untuk anak-anak belajar sepeda atau digunakan berkeliling di Cycling Track. Aktivitas  lain  yang bisa dilakukan di SQP adalah jogging, 5@5 (bagi penyuka lari pagi, ada rute dari SQP ke SMS waktunya dari pukul 5 hingga 6), Yoga, Wushu, Inline Skate (di Gravity Zone), baby stroling, kite flying. 

Akhirnya sesi foto bersama di depan gubuk model Nusa Tenggara (benar tidak ya?) Lazua dan Azra tidak tahan melihat ikan koi. Kata Lazua abang Qowi. Yei..nak koi dan Qowi beda. Memandangi ikan dan air ada rasa damai dan tenang. Memecah kepenatan. 

Tidak puas bermain Lazua mencoba prosotan. Mereka benar puas dengan SQP. Tadinya Azra tidak mau ikut jadi tersipu malu. Nak, kamu belajar tidak underestimate kan? Sebelum kau memutuskan untuk menilai coba lihat dulu. Tidak hanya terhadap orang terhadap suatu tempat juga. Area hijau seluas 7.500 m2 usai sudah kami jelajah. Tiba saatnya meng-explore SDC

Summarecon Digital Center


Lazua walau merengek untuk ke event Food Truck, ia tetap ikut saya mengeliingi pusat niaga digital yang menyediakan komputer, gadget, audio visual, fotografi, camcorder, networking,  hardware,  software. Area yang mempunyai luas 32.395, 21 m2 terdiri 3 lantai dan 1 basement. Terdiri 101 toko dan 240 counter.  Buka dari 11.00 hingga 21.00 WIB.

Lantai dasar berisi toko smartphone. Di halaman samping ada tempat kuliner. Lantai 1 lebih banyak komputer. Lantai 2 tempat service dan bermacam-macam aksesoris dari smartphone hingga komputer. Di lantai dasar saya sempat membeli kabel data orisinal harga cukup bersaing dengan Jakarta.
Ada shuttle Bus setiap 15 menit dari Summarecon Mall Sepong 
Lazua berfoto depan  drone camera counter


Saya mengulik web dari SDC. Sebuah web yang bisa membantu kita untuk mengenal lebih jauh sebuah gadget. Saya juga member dari SDC sekitar Agustus 2014. Sering diberi info lelang (Auction) lewat email. Pernah coba menawar, belum berhasil. Kalau ingin dapat harus rajin ikut. Dalam kesempatan kemaren saya dapat melihat langsung tempat lelang SDC. Selain itu dilengkapi dengan mother’s room, futsal, mushalla, garden walk.  


Tempat Lelang
Ada di Basement



Food Truck Festival Digitalicious 2015




Usai melihat SDC. Perut memutar  jam lapar. Sebuah digital yang diberikan Allah pada tubuh kita. Hal ini dicermati dengan tepat pengelola SDC. Jadilah Digitalicious 2015. Event ini berlangsung 27 Maret hingga 5 April 2015. Berlokasi di area parkir Utara. Ada 15 food truck, antara lain Locco Mama, Amerigo, Food Stop Indo, Sreet Ramyun, Taco Truck, Retro Gourmet, Jakarta Foodtruck, Tabanco Coffe, dan Road Chef. Ada juga pedagang gerobakan, fashion accessories, dan community activity (White Car Indonesia, ToygraphyID, HondaBrio Community, Datsun GO+ Community, AXIC, Daihatsu Ayla Indonesia, DJI Phanton Indonesia) bertempat di parkir Selatan.




 
  

Gerobak makanan merupakan ciri khas penjual Indonesia, kuliner merupakan bagian dari budaya sebuah negara. Sepantasnya kita bangga dengan kekayaan budaya Indonesia. Belum lagi beragam jenis makanan yang membuat bangsa lain tertarik. Sebuah nilai jual pariwisata. 

fashion dan aksesoris ikut memeriahkan Food Truck Festival



Karamel juice

Saya kembali mengitari area event. Tampak ornamen giant gadget, Lazua dan Azra saya suruh berpose di gerbang yang headphone. Mereka pura-pura mendengarkan, eh rupanya memang ada suaranya. Kenceng. Kreatif ih. Tidak hanya sekadar hiasan saja. Ada juga tempat kasir yang berbentuk handphone. Tampak lampu-lampu segede gaban, kalau malam pasti ada permainan cahaya yang ciamik. Tema karnaval dengan nuansa digital electro tentu tambah seru. Tanggal 31 Maret katanya ada Spectacular Fireworks, sayang saya tidak bisa hadir.


Lazua kidal, saya lupa mengingatkannya untuk makan tangan kanan. 

Saya melihat-lihat dan sambil foto-foto. Rugi sekali bila event unik ini tidak diabadikan. Gunanya gadget pada saat digitalicious: photolicious, writinglicious, dan sharelicious. Hmmm.  Saya sampai meminta foto makanan sama orang yang membeli dan meminta pendapatnya. Ada yang berkomentar enak dan rasa makanan unik. Ada juga memilih makanan karena ingin saja. Komentar yang lain bilang biasa saja pada makanan yang dipilihya.

Saya ingat rumus kuliner setiap orang mempunyai taste yang berbeda. Ada yang bilang tidak enak sementara orang lain enak. Kecuali berpuluh orang bilang tidak enak. Patut dikoreksi rasa makanannya. Oh ya teman saya ada juga yang berkomentar saking banyaknya pengunjung, rasa yang dibeli tidak seperti biasa. So, koki harus benar-benar menjaga standar rasa meski sibuk dan terburu-buru. Kalau anak saya memilih TACO. Kata Azra memakannya harus dalam keadaan hangat. Karena tidak krispi lagi. Sementara pesanan adiknya yang berbeda tetap hangat dan enak karena menggunakan alumunium foil


untuk anak sulung di rumah saya memilih gustodicombi. Pernah melihat Gustocombi  diliput oleh TV. Ibu Lia pemiliknya dengan ramah melayani. Saya ditawari gratis satu gelas minuman dan diberi kartu nama. Cuma dia tuh saya yang punya. Eh iya kenapa tidak minta satu-satu ya. Siapa tahu nanti perlu atau orang lain membutuhkan.



GustoCombi
.Selain kuliner menurut informasi penyelenggara ada juga program Eat Your Noodle Competition bertempat di Ideation lantai 2 SDC. Sponsornya Bakmi Ayam Alok. Acara tanggal 21 dan 22 Maret. Sebelumnya peserta mengumpulkan 10 stempel dari setiap belanja di outlet Bakmi Alok. Tanggal 28 Maret finalnya. Hanya 4 orang yag terpilih. Hadiahnya berupa iPhone 6, Samsung Galaxi S5 dan voucher belajar SDC Rp 3.000.000,-.
Tidak ketinggalan Lelang on The Spot, tanggal 28 dan 29 Maret 2015. Harga dmulai Rp 500.000,-. Ada female DJ Ninda Vereen dan Lovella setiap pukul 18.00.

Sore sempat hujan. Karena menggunakan truck penjual sangat mudah menutup gerainya. Hujan tidak masalah. Sementara pengunjung selain di ruang terbuka juga ada tenda-tenda. Hari ini saya puas apalagi anak-anak. Walau saya kebobolan karena mereka membeli diluar budget. Tidak apalah sesekali menyenangkan mereka.

Semua aktivitas di segitiga unik SQP, SDP, dan Food Truck Digitaliciuos 2015 sangat bermanfaat bagi saya dan anak-anak. Semoga saja tagline  Summarecon Digital Center, Your Digital Life Star Here, membawa manfaat bagi saya, anak-anak dan semua orang. Era digital dipahami untuk membantu kehidupan  bukan untuk merusak generasi. Ada hal yang seimbang antara kegiatan di luar (SSP) di dalam rumah (gadget/SDC) dan asupan yang bergizi (Food Truck Festival Digitalicuos 2015). 

Tulisan ini diikutsertakan dalam lomba Digitalicious Writing Competition 30 Mar- 8 April 2015





Saya pernah menulis tentang SDC Serpong baca disini

Tulisan ini mendapat apresiasi mendapat hadiah hiburan http://sdc-serpong.com/articles/detail/1249



27 comments:

  1. pengumuna testnya kapan mak? mudah-mudahan lulus ya

    ReplyDelete
  2. memang seru banget main ke sana, Mak :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tempat ini recommended. Antara dgital dan kebutuhan gerak anak seimbang.

      Delete
  3. Seruu...anak saya aja sampai nagih.Hihi...

    ReplyDelete
  4. Asyik yaa tempat nya. Aku aja rasanya masih belum puas, hahaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Anakku sudah nagih mau ke tempat ini lagi.

      Delete
  5. pengen ke sana tapi ga sempat, miswa gak bisa antar padahal penasaran nih...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Dah dekatkan Rina, Semoga miswanya ada waktu untuk mengantar. Tempatnya rekomen.

      Delete
  6. Serunya kalo ngajak anak2 ksini ya maak, konsep food truck nya juga unuk banget tuh

    ReplyDelete
  7. senengnya ketagihan ya mak :) semoga menang mak Tri :)

    ReplyDelete
  8. Seru ya tempatnya. Pasti betah nih main disitu.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Di samping SDC juga ada tempat kulineran plus stage. http://www.trisaptamarsiawati.web.id/2014/09/summarecon-digital-center-serpong.html

      Delete
  9. wow, tulisannya komplit, ga heran keluar sebagai salah satu pemenangnya. Selamat ya, Mak! :)

    ReplyDelete

  10. terima kasih atas artikel anda yang menarik dan bermanfaat ini. semoga memberikan manfaat bagi pembacanya. saya memiliki artikel sejenis yang bisa anda kunjungi di sini pariwisata

    ReplyDelete
  11. Kak Triiiii, mama Lukman lagi cari2 info SQP kok sampai disini hihihi, lengkap banget infonya.
    Pingin ajak anak2 kesana liburan ini :-)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Alhamdulillah bermanfaat. Selamat liburan Lukman.

      Delete
    2. Alhamdulillah bermanfaat. Selamat liburan Lukman.

      Delete
  12. Pengen kesana kebetulan rumahku diciledug jadi deket banget

    ReplyDelete
  13. mohon infornya ttg pesantren rahmaniyah depok, bagaimana setelah sekolah disana?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Alhamdulillah, Az banyak kemajuan sekarang. Lebih mandiri, lebih care sama Umm, dll.

      Delete
  14. Kalau bawa Sid ke SQP apa udah cocok ya dengan permainan di sana?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Permainan yang cocok untuk Sid; prosotan, vertical limit pilih yang terendah sambil dipegang atau diawasi. Untuk balita saya tidak sempat mengunjungi, mungkin ada ya, yang didesain khusus untuk seumuran Sid.

      Delete
  15. I love what you guys are up too. Such clever work and coverage!
    Keep up the very good works guys I've included
    you guys to my blogroll.

    ReplyDelete