12/22/2015

ZOYA COSMETICS: SIMPLE BEAUTIFUL

Bagi perempuan bedak adalah teman.  Teman yang baik akan mempercantik/membuat lebih baik dan menjadi diri sendiri. Sehari-hari saya jarang menggunakan bedak,  karena tidak terbiasa bukan takut jadi cantik. Logikanya jangan dibalik kalau tidak menggunakan bedak tidak cantik. Bedak itu sarana.

Zoya Cosmetics Blotting Powder

Pada suatu (pada suatu hari... pelajaran mendongeng dulu banget) kesempatan saya menemukan Zoya blotting powder. Tertera dalam kemasan Zoya Cosmetics Blotting Powder, bedak padat unik yang dirancang untuk menyerap kelebihan minyak pada wajah tanpa menambahkan warna dan tekstur sehingga tampil cantik alami. Cocok untuk daerah T, saya yang akhir-akhir ini sering berminyak. Umumnya bedak padat diperuntuk untuk wajah dengan kondisi kulit kering karena formulasi bedak padat mengandung minyak dan pelembab.

Warna bedak yang saya peroleh memang dibawah tone kulit saya. Ketika digunakan tidak ada perbedaan yang mencolok dengan kulit asli saya yang lebih gelap. Hasil saya googling kalau ingin tampil natural meski memilih warna bedak lebih cerah dari kulit. Oh. Biasanya saya cenderung memilih bedak satu tone dengan warna kulit. Bedak ini dirancang tidak menambah warna dan tekstur,  jadi terlihat alami.


12/05/2015

mister aladin

Rasanya berada dalam negeri dongeng 1001 malam.  Saptu Minggu kemaren lihat TV menampilkan rumah  Maroko. Eh bisa masuk ke  dalamnya.  27 November 2015 saya ke jalan Tasikmalaya no 4 Menteng.


Seperti bertemu dengan Aladin saja. Akhir-akhir ini di beri pengalaman oleh Allah hal-hal menyenangkan. Mungkin karena sudah akhir Desember sudah hawa liburan. Dua tahun lalu tepatnya bulan Desember saya mengajak teman-teman ke kampung halaman saya di Kalimantan Selatan. 


Karena saudara saya banyak disana  menginap mau pilih dimana saja. Sekarang ini kami ingin jalan bareng lagi. Namun untuk penginapannya belum tahu. Karena ada tempat yang tidak ada saudara. Tidak diduga ada situs pemesanan hotel baru. Namanya www.misteraladin.com.  taglinenya Teman Travel Terbaikmu. Niat baiknya situs ini memudahkan Aladiners sebutan untuk pengguna situs ini untuk mencari hotel dengan harga terbaik. Baik di Indonesia maupun di luar negeri. Untuk sementara Asia Tenggara dan di Indonesia kebanyakan di pulau Bali.

Teddy Pun CEO mister aladin mengatakan situs ini ingin menjadi teman perjalanan terbaik bagi Aladiners. Untuk sementara masih berupa web. Kedepannya akan ada apps.  Industri online travel tumbuh dengan cepat, seiring dengan makin tidak bisa lepasnya masyarakat dengan sosial media, seperti facebook, instgram, google+, twitter dan lain-lain. Tambah lagi ada aplikasi di handphone. Dengan fakta demikian Teddy Pun menggunakan strategi pemasaran 360 derajat. Strategi yang berfokus pada perilaku, keterlibatan, partisipasi konsumen  dalam bermedia sosial.
   
Nita Sudewo direktur mister aladin menambahkan akan ada fitur yang memungkinkan pengguna menggunakan  bahasa apa saja. Misalnya gue mau hotel dengan harga murah. Akan muncul dalam situs apa hotel yang   ingin kita inginkan.

Promo yang dilakukan mister aladin dalam rangka mengenalkan situs pada masyarakat adalah Kejutan Hotel Rp 10.000. Secara random 1000 pengguna berkesempatan mendapatkan hotel hanya Rp 10.000. Tanggalnya 1-5 Desember 2015. Menyesal terlambat upload tulisan ini. Berarti hari ini terakhir memperoleh kesempatan memperoleh keberuntungan itu. Selain itu mister aladin juga menawarkan diskon Rp 100.000 untuk semua harga kamar hotel hingga 30 November 2015. Lagi-lagi sayang sudah lewat. Tetapi jangan khawatir saya baru saja melongok  ke webnya. Ada potongan gila-gilaan harga kamar hotel, diskonnya hingga ratusan ribu rupiah.

Untuk tranksasi jangan khawatir, aman kata Nita. Ada virtual account, Kartu kredit: visa dan master card, Internet Bangking: BCA KlikPay, Mandiri Clickpay, CIMB Clicks danTransfers.

Layanan mister aladin tidak hanya penghubung antara penyedia jasa hotel dengan konsumen, juga produk lain seperti spa, tiket masuk, restoran, paket tur, sewa mobil. Temukan petualangan yang bisa dirancang sendiri oleh traveler melalui mister aladin.  Penyedia jasa ini siap mendampingi lewat WA, sms, live chat. Bagaimana siap melakukan perjalanan yang diidamkan?



10/31/2015

7 HAL YANG MEMBUAT ISTRI DAN ANAK BAHAGIA

Lazua habis dari kamar mandi ia menuntaskan tuntutan perutnya. Pasti sangat bahagia dan lega bila tidak bermasalah dengan alat percernaan yang satu ini. Ada hal  dalam kehidupan kita yang harus dibuang, dipilah, dan dibagi.

Kata berbagi saya garis bawahi. Pernah mendengar setiap kita berbagi akan mendapatkan berlipat ganda. Bagi kebanyakan orang berbagi urusannya adalah materi seperti uang dan barang. Menurut saya berbagi tidak itu saja. Berbagi bisa waktu, tenaga, perhatian, kebahagiaan. 


Ada yang menarik berkait kebahagiaan di Kota Kasablanka. Mall yang selalu padat dengan pengunjung terutama weekend. Tanggal 3 Oktober ini ada acara Nestle. Mereka menyelenggarakan Happy Date with Legenddady. Event ini diselenggarakan kembali untuk mendukung peran seimbang orang tua dalam mengasuh anak. Mengambil nuansa pantai dengan atribut dan permainan. Sebelumnya ada talk show bersama ibu Rini Hildayani dan Choky Sitohang.  Dari kegiatan itu saya menarik kesimpulan ada 7 hal yang membuat  istri dan anak bahagia. 

TIPS MENGHADAPI ANAK PACARAN

Dalam Islam jelas sekali perintah untuk tidak mendekati zina. Mendekati saja sudah dilarang. Bagaimana kalau anak kita tiba-tiba menunjukkan tanda-tanda jatuh cinta? PR orang tua bertambah lagi. Kalau dilarang dengan keras bisa-bisa salah. Kalau dibiarkan juga salah. 

Ingat  ketika orang tua kita melarang pacaran. Oh inikah rasanya menjadi orang tua. Tingkat kekhawatiran pasti ada. Remajakan kan kadang tidak mengerti mengapa dilarang. Zamannya juga berbeda. Dulu mana ada hengpong. Mana ada WA. Dilarang segala macam cara ditempuh. Sembunyi-sembunyi. Kadang piranti itu diberi password. Eiit ada saja jalan Allah memberi tahu. Tiba-tiba saja bisa terbaca tanpa harus membuka passwordnya. Bagaimana caranya menghadapi anak pacaran?

10/30/2015

Jakarta Fashion Week 2016: Dynamic Bliss Wardah

Mendekati akhir tahun kembali digelar Jakarta Fashion Week. Senayan City menjadi tempat perhelatan tahunan ini. Dari tanggal 24 Oktober 2015 hingga 30 Oktober 2015. Mak Nining teman saya di Kumpulan Emak Blogger berbagi undangan. Saya kira ini sebuah kesempatan untuk melihat trend tahun 2016. Meski saya bukan orang yang fashionable tetap saja saya tertarik untuk datang,.

Invitation dari Wardah. Minggu, 25 Oktober 2015 bertempat di Fashion Tent pelataran Sency. Wardah dalam acara JFW  sebagai official makeup of Jakarta Fashion Week Wardah juga  mendukung fashion show Barli Asmara, Zaskia Sungkar, Dian Pelangi, dan Ria Miranda. Mengusung tema Dynamic Bliss, di twitter @WardahBeauty dan @JKTfashion saya menemukan tema ini dipilih karena  dunia fashion & kecantikan bagai air yg mengalir terus seiring pergerakan zaman. Selain itu karena Indonesia dinamis dan blissful.

10/25/2015

CELESTIAL MOVIES: LITTLE BIG MASTER, PERJUANGAN SEORANG GURU

Url dari image ini http://www.celestialmovies.com/movie_images/littlebigmaster_main.jpg

Apa yang akan anda lakukan bila ada sekolah akan ditutup karena akan dijadikan tempat pembuangan sampah? Berdiam diri, ikut mendoakan dari jauh, mempromosikan sekolah tersebut atau mengambil tindakan seperti  Lui Wai Hung (Miriam Yeung).

Saya dan  anak saya yang berumur 7 tahun, menyaksikan film tentang perjuangan seorang kepala sekolah di Cinemaxx Plaza Semanggi lantai 5 tanggal 17 Oktober 2015. Film dari Hongkong yang berjudul Little Big Master. Kepala sekolah yang awalnya bekerja di sekolah eli memutuskan berhenti dari sekolah itu karena ada perbedaan prinsip. Ia memindahkan seorang anak murid  ke kelas biasa. Alasannya siswa tersebut mulai menunjukkan perilaku yang mengkhawatirkan. Ia takut nilainya tidak 100. Sebelum seperti temannya yang memukulkan kepala di kamar mandi. Hung memutuskan anak laki-laki itu belajar di kelas reguler. Orang tuanya sebagai penyandang dana sekolah protes.

Setelah resign dari sekolah itu, ia mulai merencanakan keliling dunia bersama suaminya Dong (Louis Koo). Ia mengambil kursus bahasa asing dan fitnes. Ketika fitness ia tidak sengaja melihat iklan sekolah TK yang membutuhkan kepala sekolah.  Ia tersentuh dan mendatangi sekolah tersebut meskipun hanya dibayar 4500 HKD

Awalnya anak-anak yang menggunakan masker takut atas kedatangan Hung. Mereka mengira Ia adalah awak media. Beberapa pekan sekolah tersebut  banyak yang  meliput. Orang tua merekapun bersikap sama. Tukang sapu jalanan dekat sekolah yakin Hung tidak akan bertahan menjadi guru. Sekelompok masyarakat yang tidak suka akan keberadaan sekolah tersebut mengancam bila awal semester depan tidak mempunyai murid lebih dari lima orang maka akan dibubarkan.

Satu persatu permasalahan murid dan orang tuanya dapat dipecahkan. Ada anak yang tidak masuk sekolah karena bila ia tinggal sekolah. Orang tuanya akan bertengkar dan salah satunya meninggal. Ia tidak akan melihat lagi. Nama tokoh anak tersebut Lo Ka Ka (Fu Shun-ying). Ayahnya menggunakan kaki palsu pada satu kakinya. Sementara rumahnya terancam tergusur karena ada pengembang yang mendirikan perumahan.

10/15/2015

Ceria itu Sederhana

Ketika lewat di  kawasan Kemang menuju sebuah acara, saya merasa terpukul dengan gelak tawa seorang pemulung dan anaknya. Mereka tertawa di atas gerobak. Barangkali benar keceriaan bisa dibeli lewat tempat wisata, bisa dipancing lewat kado atau apa saja yang berkait dengan materi. 

Ada yang lain pada pemandangan ini. Seperti sebuah  nasihat pada orang yang melihatnya. Bukan kendaraan mewah  yang mampu membuat anak tertawa melainkan dekapan ibunya. Berbahagialah nak, memiliki seorang ibu, yang mampu membuat  kau ceria.


10/12/2015

#KlikTarikTuang



Bila ku ingat lelah. Ingat lagu masa kecil itu. Sambil membayangkan Mama kalau tidak bertemu pembuka kaleng meski pakai pisau. Tok ketok kaleng. Demi lidah diujung bibir anaknya menjilat sisa susu. Kini cerita itu tinggal kenangan. Karena sudah ada inovasi dari susu kental Manis.

Tanggal 5 Oktober 2015 launching inovasi tersebut oleh Maurits Klavert President Direktur Frisian Flag di cafe Frisian Flag. Cafe yang berada di pelataran FX Sudirman khusus dipersembahkan bagi masyarakat untuk menikmati  makanan dan minuman berbahan dasar susu. Juga ada Frisian Flag Cafe Mobile di 27 titik wilayah Jabodetabek.
Sumber Foto Frisian Flag


Sumber Foto Frisian Flag

Kumpulan Emak Blogger berkesempatan merasakan klik tarik tuang dan  icip-icip olahan susu tanggal 6 Oktober 2015. Para emak ada yang membawa buah hatinya. Itulah yang dituju Frisian Flag agar keluarga Indonesia menikmati kebersamaan  dengan lebih istimewa.  Susu yang sudah ada 90 tahun yang lalu. 

10/08/2015

MANFAAT KARTU XL DALAM KEHIDUPAN SAYA

Saya menggunakan kartu XL sekitar 6 tahun. Dengan nomor hanya 10 digit. Banyak yang sudah saya rasakan manfaat kartu Xl keluaran provider Xl Axiata ini. Pekerjaan saya, kegiatan hobi dan kehidupan sehari-hari tidak terlepas dari kartu ini.

Kecepatan Browsing
Saya menggunakan email sebagai alat untuk komunikasi baik ketika dalam pekerjaan utama maupun side job saya. Pekerjaan saya di bagian dokumentasi di sebuah sekolah. Pernah mencetak foto di tempat cetak foto ada file yang tidak saya copy di flash disk. Untung saja  saya pernah mengajukan foto tersebut via email. Jadi tidak perlu balik ke sekolah untuk mengambil foto tersebut. Saya teruskan ke email berisi foto ke tempat cetak foto. Hemat waktu dan tenaga. File foto yang lumayan besar ukuran imagenya  bisa terkirim dengan lancar. Kadang juga  melihat web foto menggunakan handphone saya. Mustahil bisa saya lakukan bila tidak didukung kecepatan internet yang tinggi.

Mobile Spot
Kadang-kadang saya menghadiri acara blogger.  Sering ada live blogging. Panitia sudah menyediakan wifi untuk memudahkan peserta lomba. Saya sudah menyiapkan diri untuk hal-hal yang tidak terduga.  Benar saja pernah disuatu lomba ketika saya sudah siap mem-publish tulisan di blog, jaringan wifinya bermasalah. Untung saja handphone saya menggunakan Xl. Handphone dan paket XL yang saya gunakan mendukung.

Diwaktu lain saya merasa beruntung karena saat terdesak. Perlu upload foto diweb foto dengan segera sementara jaringan internet di kantor  sedang dalam perbaikan. Pekerjaan itu bisa diselesaikan dengan baik dengan cara membuka mobile spot dan laptop saya bisa menggunakan internet.

Coverage Area
Bulan Ramadhan tahun ini saya berkesempatan mengunjungi ibu saya di Kalimantan Selatan.  Walau saya penduduk asli Kalimantan Selatan masih saja ada tempat yang tidak pernah saya kunjungi. Karena separuh hidup saya tinggal di pulau Jawa. Karena liburan kali ini panjang, saya bisa mengajak keluarga  ke Sungai Danau Hulu Sungai Utara.  Sekitar 4 jam waktu tempuh perjalanan. Sayangnya adik sepupu yang menjadi driver kami tidak mengenal tempat tersebut. Untung saja handphone saya ada GPS dan disokong oleh sinyal XL yang kuat. Meski jauh dipelosok  Google Maps saya berfungsi baik hingga tujuan. Kami tidak tersesat.


Harga
Untuk harga meski di atas provider lain. Saya kira  sesuai dengan manfaat yang saya peroleh. Manfaat itu antara lain memungkinkan saya bisa berkomunikasi dengan suami saya melalui voice WA. Tidak menggunakan pulsa telpon. Jadi bisa dikategorikan murah juga bukan.


Berkait dengan ini XL mempunyai tawaran yang menarik seperti paket telpon, paket sms, paket internet.  Jadi ingat jaman menggunakan sms. Saya sering menggunakan paket ini. Karena pernah menjadi penghubung ibu-ibu pengajian di masjid. Karena jadwal tidak tetap kadang hari Minggu atau Saptu. 

9/23/2015

Adaptasi di Pesantren 2

Setelah beberapa hari yang lalu anak saya bawa ke psikolog ada perkembangan yang progress. Ia sudah mulai bergabung dengan teman. Saat diajak kembali ke pesantren tidak ada penolakan. Hanya ada penawaran waktu. Semestinya diantar malam ia minta diantar pagi.
Saya memetakan masalah adaptasi anak sebagai berikut.
1. Anak belum siap menghadapi rutinitas pesantren.
2. Belum siap mandiri seperti mencuci pakaian dalam, kaos kaki.
3. Belum siap merawat diri seperti membersihkan dan merapikan tempat tidur, menata pakaian di lemari.
4. Masih bingung dengan siapa pengganti orang tua selama di pesantren.
Masih hitungan hari saya bertemu kembali dengan psikolog Seni Sinaga.  Pertemuan tersebut membahas hasil konsultasi anak dengan ibu Seni. Alhamdulillah ada titik terang. Ibu Seni menyarankan saya dan keluarga mengkondisikan kebiasaan pesantren apabila anak sedang liburan di rumah. Olah raga seperti bulutangkis, berenang atau memanah selama di pesantren. Punya buku harian tempat untuk curhat dan mengeluarkan uneg-uneg.
Selalu ada jalan bila kita mengupayakan dan berdoa. Ada doa yang menurut saya sangat menolong. Doa itu adalah memohon pada Allah agar anak diberi hidayah.

9/18/2015

Adaptasi di Pesantren

Sudah sebulan ini anak saya belum tune in di tempat ia belajar. Sebuah pesantren di Cibinong.
Akhirnya atas saran atasan, saya memilih psikolog Seni Sinaga di Klinik Kancil untuk berkonsultasi. Sebuah klinik psikologi untuk tumbuh kembang anak, masalah remaja dan keluarga.
Awalnya saya masuk ke ruangan ibu Seni. Menceritakan kronologis masalah anak. Kemudian anak saya sendiri masuk ke ruangan. Sekitar 1-2 jam, ia menceritakan apa yang terjadi pada dirinya. Selesai sesi itu, diajak bicara bu Seni tanpa anak.
Saya tidak menyangka masalah adaptasi adalah sesuatu yang besar bagi dirinya. Mengubah kebiasaan dari rumah. Dari yang cuma lipat tangan, kipas-kipas, semua keperluannya beres jadi harus dikerjakan sendiri.
Rupanya persiapan tiga tahun sebelum masuk pesantren baru sisi kognitifnya saja yang saya siapkan. Untuk kemandiriannya belum.
Pola kehidupan pesantren yang teratur plus ketat dan porsi belajar yang banyak,  membuat anak harus ekstra energi untuk beradaptasi. Perlu effort yang besar untuk berdiri tegak di lingkungan yang baru.
Masalah adaptasi juga mengenal karakter teman. Saya baru ngeh ada anak seperti anak saya pada masa adaptasi ia mengamati terlebih dahulu. Timbul kesan ia menyendiri. Anak-anak seperti ini kata ibu Seni banyak. Ada juga anak pada masa orientasi langsung bisa gabung dengan teman.
Ada juga yang  kebablasan bentuknya seperti mem-bully teman. Kata anak pertama saya yang pernah pesantren memang ada saja teman yang berperilaku seperti itu. Lama kelamaan ia akan malu sendiri. Ya seiring pemahamannya tentang bab menyayangi teman tuntas.
Anak yang suka mengganggu teman justru jadi tanda tanya. Ia berbuat demikian kurang perhatian. Malah perlu konsultasi ke BP atau psikolog kalau tindakannya sudah tidak bisa ditoleran. Saya percaya pihak  pesantren sudah mempunyai trik menghadapi anak seperti ini.
Tugas saya sebagai ibu yang mendapatkan paket anak mengalami trauma mencari jalan keluar agar ia bisa bangkit. Mengajarinya menyalurkan uneg-uneg agar tidak histeris karena bingung ketika mendapatkan masalah. Versi anak saya kesurupan. Analisa psikolog ia mengalami histeris.
Hari ini saya bisa bersyukur upaya mendampingi anak dalam menghadapi masalahnya bisa terbantu oleh orang yang mempunyai ilmu. Tentang senyum-senyum sendiri yang dipandang aneh temannya. Bagi kami biasa karena ia suka membaca dan menonton yang lucu-lucu. Hal yang biasa bagi kami belum tentu lumrah bagi orang/ anak lain.
Hal itu diamini bu Seni. Anak saya dalam kondisi berimajinasi. Karena waktu kecil ia terlambat bicara kemudian ia juga merasa bentuk tulisan tangan jelek/ada fase perkembangan motorik halusnya tidak terpenuhi. Makanya ia minder menuangkan. Bahkan ketika disuruh menggambar awalnya ia tidak mau.. Akhirnya ia memilih verbal untuk mengungkapkan imajinasinya. Ya betul ia sering melucu di rumah. Waktu TK saat sudah bisa bicara bukannya saya mendongeng/bercerita tetapi ia yang bercerita. Solusi diberikan buku diary agar ia menuangkan imajinasinya.
Kangen sekali dengan keceriannya. Kangen dengan cerita lucunya. Mudahan ia  mampu mengatasi persoalan-persoalan pribadinya dan segera bisa  beradaptasi.
Allah mengkaruniai manusia dengan tameng sabar syukur ikhlas terhadap masalah. Semoga anak dan teman-temannya solid. Untuk dikatakan kuat bukan dengan cara melemahkan orang lain tetapi  dengan cara mengkuatkan orang lain. Itu yang saya dapat tentang mem-bully.

9/13/2015

Hati Yang Lentur

Siapa yang tahu letaknya hati? Di jantungkah, di lever, di otak di serabut-serabut saraf. Saya tidak pernah belajar psikologi dan ilmu kedokteran ataupun ilmu kebatinan, jadi saya tidak tahu. Tetapi saya merasa hari ini menemukan kata-kata baru dengan hati. Eurika. Tanpa perlu  mengetahui letak hati.

Untuk sementara nyaman dalam menghadapi hidup. Hati yang lentur. Saya kira hati yang seperti batulah akan tahan  menghadapi cobaan. Oh tidak semakin   keras hati semakin besar penolakan terhadap masalah dan  hancur bila salah mensikapi. 

Pernah melihat kapten melar yang bisa memanjang? Seperti itukah hati kita bentuknya agar nyaman dalam masalah. Hati menjadi panjang. Sabar yang melar.  Ditimpuk masalah oke-oke saja. Selalu ada opsi dan siap menanggung akibatnya. 

Tidak ada yang remuk. Tidak ada putus asa. Selalu mencoba mencari jalan keluar. Kalaupun toh buntu bisa cari jalan lagi kan. Terus menerus hingga batas waktu  yang ditentukan  Allah. 

Lalu mengapa dipusingkan dengan penolakan, ejekan, dan candaan yang tidak kau terima. Untuk anakku yang sedang berjuang menegakkan benang basah. Coy, tahu tidak dikira kau batu karang, baja. Yoiii. Punya hati yang lentur saja ya nak, saat kau tidak bisa menerima sesuatu. Saat kau beradaptasi pada lingkungan yang baru. Kami selalu memelukmu dalam doa.

9/12/2015

Visit Asuransi Astra

Sudah lama tidak cek email padahal HP sering tidak jauh dari badan.  Ups ada undangan dari Asuransi Astra. Dalam rangka ulang tahun yang ke 59. Perusahaan ini mengundang komunitas, blogger, dan jurnalis. Undangan hari Jum'at sore pukul 15.00, 11 September 2015. Bertempat di gedung Asuransi Astra di jalan Simatupang kav 15 Jakarta Selatan.

Rundown acara pertama adalah menjelajah kantor. Pertama di Garda Center bagian penerimaan klaim asuransi. Kedua bagian Garda Center. Ini ujung tombak. Bagiannya inbound, out bound, dan QA.bagian  Inbound ini menerima aduan by phone. Outbound dibagian sosial media. 

Ruang lain yang menarik adalah ruang cooling down. bila agen ada problem masuk ke ruang ini. Tidak mudah  menerima bermacam-macam aduan klien. Perlu kondisi mental yang prima selain badan yang sehat tentu. Ruang bertema dengan wallpaper bernuasa pantai ini membawa efek menenangkan. Kerja rasa liburan terus menerus.
Ada ruang locker. Seperti kebanyakan call center Hp diletakkan di lemari besi tersebut. Widih selama 9 jam tidak pegang HP. Zaman sekarang. Itu demi nasabah mereka rela tidak pegang HP. 

9/03/2015

Mengajak Berbuat Baik

Di rumah,  bada Ashar, terdengar suara kecil, lantang, penuh semangat  memanggil nama anak saya.
"Ayo kita ngaji." Sayang yang dipanggil lagi tidur. Jarang sekali ia tidur siang. 

Oh rupanya seminggu ini anak saya rajin berangkat ngaji karena ada yang mengajak.  Bocah laki-laki tujuh tahun itu sering meminta saya menyiapkan baju ngaji di meja, apabila bila saya pergi siang hari. 


Rasanya sejuk bila melihat iklim ini. Yup sejak kecil sudah mau mengingatkan pada kebaikan. Terima kasih teman adek.

Coba lihat apa yang terjadi pada orang dewasa  bukannya mengajak pada kebaikan, mengkritik membangun malah main hater-hateran. Hi hi bahasa apa itu. Tidak kenal sama seseorang, malah tidak pernah melakukan kesalahan pada hater tersebut. Eh bencinya minta ampun.

Pernah lihat di TV seorang artis sampai mau memejahijaukan karena urusan itu. Apa budaya kita sudah terkontaminasi dengan budaya lain ya. Sopan santun kita luntur.

Makhrifatullah

Zaman kuliah dua kali pindah liqo. Dua-duanya diawal pertemuan membahas Makhrifatullah. Isinya berkisar mengenal Allah, sifat-sifat Allah dan masih banyak lagi. Itu yang lengket dalam otak tanpa harus membuka catatan. Aplikasinya dalam kehidupan, naik turun.

Usia semakin senja beberapa situasi harus dihadapi. Pasang surut gelombang kehidupan. Masalah baik dari eksternal  dan internal diri datang silih berganti.

Pagi ini, again, merasakan bahwa bila  masalah ditolak bukan dihadapi menyebabkan lelah fisik dan psikis. Sebaliknya diterima diserahkan pada Allah, berdoa, tahu sifat Allah senang pada hambanya yang berdoa dan  ikhtiar. Datang dulu pada Allah kemudian cari solusi
Alhamdulillah dapat pemecahannya.


Edisi mencari card reader yang terselip. Closed. Bersyukur pada hal yang kecil membuat hari bersemangat.

8/29/2015

Ikhlas dalam Beradaptasi

Sebulan ini saya dipusingkan dengan masalah anak yang sulit dalam beradaptasi. Ia baru masuk pesantren. Padahal persiapannya sudah sejak kelas 3 SD. Ketika Abangnya masuk pesantren. Saya mengatakan padanya, Insya Allah ia akan masuk pesantren juga.

Abangnya yang introvert, pemalu, cenderung menyendiri, sensitif  ketika di SD,  sukses dalam proses adaptasi terhadap teman, guru dan ritme pembelajaran  yang ketat. Mengapa ia yang ekstrovert, cenderung cuek dengan perkataan orang lain, tidak gampang menangis, asik-asik saja diajak disiplin. Kok melorot mentalnya. 

Lama-kelamaan saya ikut larut dalam alur melo tersebut. Emosi saya naik turun. Sebenarnya siapa yang tidak siap. Anak atau Ummnya? Atau dua-duanya? Saya tahu anak adalah bentukkan keluarga, lingkungan dan karakter. 

8/14/2015

OLX LUNCURKAN KAMPANYE UPGRADE INDONESIA


Rumah Imam Bonjol di Jalan Imam Bonjol 66 menjadi sejarah pencanangan kampanye Upgrade Indonesia, 14 Agustus 2015. Walau tidak ada canang (gong kecil) terasa riuh gongnya mulai menelusuri aliran dunia maya. Acara sebelumnya makan siang dengan menu Indonesia (pillihan antara lain cendol, jajanan pasar, asinan, mpek-mpek, dan makanan berat). Dilanjutkan dengan persembahan tarian dari berbagai daerah di Indonesia. Tarian dinamis itu adalah dari Jawa Barat, Bali, Kalimantan Tengah dan Papua.
Daniel Tumiwa, Ata Juddin, Muhhammad Farhan



Tarian dari Papua 

Jajanan Pasar Indonesia



Simbol masyarakat di seluruh Indonesia bersemangat untuk mengupgrade dirikah? CEO OLX Indonesia Daniel Tumiwa mengamini. Beliau dan OLX  mengajak masyarakat Indonesia  pada ulang tahun kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 70 tahun ini memperbaiki kualitas hidup. Caranya mengganti telepon genggam yang mampu mengakses internet. Masih banyak pengguna handphone 2G di Indonesia. Hanya 34% yang menggunakan  3G dan 4G. 308 juta unit pengguna telepon, namun hanya 88 juta yang dapat digunakan untuk internet. Padahal dengan meningkatkan kualitas handphone banyak hal yang bisa dilakukan dan banyak manfaatnya. Internet cepat meningkatkan kualitas hidup, menambah pengetahuan, komunikasi lebih cepat.  Pada akhirnya menciptakan peluang-peluang baru.

Saya dan Minyak But But

Tadi malam Ab meringis melewati saya. Hidungnya teramat peka terhadap aroma nenek-nenek. Yup saya lagi suka minyak But-but yang saya beli di Pasar Martapura Kalimantan Selatan.  Semenjak pulang dari Kalimantan Selatan, badan saya pegal. Ingat pak Raden...wadoh boyok sakit,.

Ab protes dengan wewangian khas nenek tersebut. Walah Bi...Umm kan sudah menua. Maafken kali ini memilih minyak But-But bukan aroma terapi. Sambil mikir iklan yang dibintangi Agnes Monica itu berhasil merasuki konsumen. bahwa minyak gosok bukan untuk nenek-nenek saja. Awas saja ya bi kalau menggunakan aroma terapi sambil membayangkan Agnes Monica. 

Mulai menua itu ternyata asik yah. Dulu Nini saya suka pakai balsem dengan berbagai aroma dan level panasnya. Oh sekarang mulai giliran saya. Suatu yang menggembirakan saya menerima proses pelapukan ini dan menikmati. Paling menyenangkan bila keluarga dan pasanganmu menerima hal itu dengan nyaman pula. 

Lazua malah terkekeh-kekeh ketika saya menirukan suara nenek-nenek. Itu artinya kamu tidak masalah kan Nak.  Kalau Indonesia berumur 70 tahun itu masih muda. Saya... jangan bayangkan.  Manusia bisa berumur sekian katanya bonus. Aamiin bisa berumur sekian dan berkah. 





8/06/2015

ADVAN X7 Untuk Indonesia

Bertempat di Ballroom Hotel Fairmont di jalan Asia Afrika, 3 Agustus 2015, Advan mengundang para blogger  menghadiri acara launching perangkat tablet Vandroid ADVAN X7.  Sekitar 130 blogger yang hadir memeriahkan event ini. Oh ya saya sempat muter-muter mencari parkir motor. Ternyata paling enak lewat fx Sudirman. Sebelum lampu lintas ada pintu khusus untuk pengendara motor bagi pengunjung hotel Fairmont.


Acara yang bertajuk Untuk Indonesia ini unik. Ada pemutaran lagu Indonesia Raya dan penayangan bendera Merah Putih di proyektor slide. Suasana berbalut nasionalisme digong oleh pak Tjandra Lianto Managing Director Advan. Beliau ingin menghadirkan produk lokal  bercitarasa internasional. Kita harus bangga dengan produk negeri sendiri dan menjadi juara di negara sendiri ungkap pak Tjandra di opening speech beliau yang singkat.



Sumber twitter #AdvanX7UtkIndonesia





7/15/2015

Pasar Wadai di Banjarmasin




Semenjak kecil hal yang menarik saat bulan Puasa adalah Pasar Wadai/kue, selain Ladupan (meriam bambu), suara beduk. Hingga SMU saya tinggal di tanah kelahiran saya, Kalimantan Selatan. Pasar Wadai ada di berbagai pelosok. Dari Banjarmasin hingga Banua Anam (sebutan berbagai kabupaten yang ada di Hulu Sungai)

Ramadhan 1436 H/2015 saya sekeluarga berkesempatan berlebaran di Banjarmasin. Tentu saja sayang untuk tidak berkunjung ke Pasar Wadai. Karena event ini, hanya ada setahun sekali. Menemukan kue dan makanan yang langka dalam satu tempat, itu wow. Menghemat waktu, tenaga, bensin. Pasar Wadai di Banjarmasin dipusatkan daerah Gubernuran bersisian dengan sungai Martapura, jalan Sudirman. Daerah strategis, mudah dicapai.

7/08/2015

Program Afiliasi CNI


Saya mengenal CNI tahun 90 an. Ibu saya yang paramedis juga member CNI. Bisnis beliau lumayan karena banyak kesempatan untuk bertemu banyak orang. Setiap orang datang berobat ke rumah (beliau membuka praktek di rumah), beliau mengenalkan produk CNI. Dari yag tidak mengenal akhirnya menjadi pelanggan ketika merasakan manfaat produk CNI. Produk yang saya ingat Sun  chorela, Ginseng coffee, Nutrimoist. 

Selanjutnya tahun 2005 menjadi anggota CNI, waktu itu saya tertarik karena ingin menggunakan produk saja. Upline saya rajin mencatat informasi setiap pelatihan. Kemudian disampaikan pada saya. Ketika pindah rumah, saya jauh dengan upline. Lama kelamaan tidak menggunakan lagi. Saya tidak tahu harus membeli dimana.

7/06/2015

ASURANSI ASTRA BERBAGI TIPS SEPUTAR PUASA DAN MUDIK

Kokas (kota Kasablanka) tujuan saya akhir pekan ini (4 Juli 2015). Ada acara  Garda Oto dan Garda Medika Holiday Freestival di Munchies Resto. Saya tanya sama bapak satpam Munchien. H h ditertawakan. Bu itu adanya di Jerman, jawab beliau senyam-senyum.

Dalam undangan tertera pukul 14.00. Saya datang terlambat 30 menit untung saja acara belum dimulai.  Agenda acara pengumuman  pemenang  Otocare blog competition. Selain itu ada sharing seputar puasa dan mudik. Pas banget merupakan isu hangat di bulan Ramadhan.

Sebelum acara dimulai ada Laras dan teman menghibur para blogger dan media. Sambil menunggu acara dimulai ada chek up gratis. Lumayan buat jaga-jaga. Upps gula darah normal, kolestrol dan  asam urat meroket, serta mengukur kalsium. 



Tidak berapa lama acara dimulai blogger diberi kesempatan merasakan memasang aplikasi otocare di gadgetnya. Rata-rata cepat dan langsung bisa digunakan. Aplikasi ini pas banget dijadikan teman mudik.
Mc Rudi sedang melihat aplikasi Otocare 

7/03/2015

PEACE OF MIND IN YOUR POCKET

Sekarang apa yang tidak ada dalam genggaman? Maksudnya kita bisa memilih aplikasi yang bisa menolong, dan itu mudah saja  di download  di Google Play untuk platform Android dan Apple App store.  Android yang dibutuhkan minimal Ice Cream Sandwich/ 4.0. Asuransi  Astra  ikut memberikan warna  dalam handphone. Asuransi yang antara lain mempunyai produk asuransi mobil  ini sebagai developer.

Saya mendownload aplikasi free tersebut pada saat soft launching 27 Mei 2015. Cepat sekali prosesnya dan mudah. Saat itu kondisi internet saya hanya ada beberapa bar. Artinya cukup ringan. Hanya 4.89MB. Pada saat ini yang mendownload lebih dari 1000. Wow cukup banyak yang tertarik menggunakan. Update yang terbaru 26 Juni 2015 Versi 1.6.1. 

MENYIMPAN REKAM MEDIS DI APLIKASI MEDICTRUST

Tanggal 2 Juni 2015 saya yang kedua kali ke MidTown Tulodong Atas daerah SCBD. Acara kali ini adalah Blogger Gathering MedicTrust. Sebelum berangkat saya bertanya-tanya dalam pikiran. Medictrust itu apa? Sekilas saya baca MedicTrust adalah sebuah platform yang berfungsi untuk menyimpan rekam medis. 

Saya berurusan dengan rekam medis sejak kecil. Sudah berpuluh tahun tentu. Setiap rumah sakit mempunyai data tentang penyakit pasien, obat dan tindakan yang dilakukan.  Sayangnya baru-baru  ini saja ada aplikasi di gadget/web yang mengumpulkan riwayat penyakit,  tepatnya aplikasi yang punya Indonesia. Coba sejak dahulu ada, h h suatu hal yang tidak mungkin sebab teknologinya belum ada.

7/01/2015

PEMERSATU ITU KULINER, CATATAN FESTIVAL JAJANAN BANGO


Saya mempunyai tiga anak laki-laki. Mereka masing-masing terpaut 4-5 tahun. Sebuah range usia yang menyebabkan mereka berbeda dalam banyak hal. Dalam satu hari ada saja ‘perseteruan'. Dalam taksi yang membawa kami ke tempat acara  festival Jajanan Bango tahun ke sepuluh, 14 Juni 2015 (acara dimulai dari 08.00 hingga 22.00 WIB), ada saja yang membuat mereka saling berteriak. Weew, wajah saya merah padam.  Saya mengajak mereka bukan untuk bertengkar. Untuk mencoba masakan Indonesia yang kaya rasa dan beraneka ragam. Bolehlah makanan itu beradu dalam lidah. Asal jangan beradu mulut mempermasalahkan sesuatu yang harusnya bisa saling menghargai perbedaan.

Saya tidak mau mengomel comel mereka. Tidak berapa lama kami turun taksi di bagian parkir Gelora Bung Karno yang ada masjid Al Bina. Lazua minta gendong. Bukan untuk memanjakannya, saya menuruti keinginannya. Berjalan lumayan jauh kami tiba di area Patung Pemanah ada botol Kecap Bango yang begitu besar.  Oo itu rupanya bagian belakang dari acara Festival Kecap Bango. Sebab ada barisan meja cucian piring. Anak-anak yang tadinya gempita dalam adu mulut, diam takjub, dan mata mereka mulai mencari. Hmm artinya damai itu dari perut.

6/21/2015

HAPPY DATE WITH LEGENDADDY

Saya percaya kedekatan seorang ayah dengan putera puterinya banyak berpengaruh pada perkembangan anak. Sejak kecil saya dekat dengan almarhum Abah, begitulah saya memanggil beliau. Usia saya sudah 45 tahun, sebagai perempuan meski tidak mandiri secara finansial dalam banyak hal saya mandiri dan berani. Ketika "duduk' di sekolah dasar, saya  naik sepeda jarak sekolah sekitar 2 KM. Jalanan tidak beraspal. Diajari pergi ke Bank sejak kelas 3 SD, mengirim surat melalui POS  dari kelas 2 SD.

Dasar kedekatan ketika balita membawa ke arah itu. Ketika ada undangan di Kumpulan Emak Blogger. Diskusi tentang Peran Ayah dalam mengoptimalkan Keceriaan Anak. Saya mau datang. Karena ada yang dikerjakan Abi anak-anak tidak bisa ikut serta. Akhirnya saya berdua saja dengan anak bungsu saya, Lazuardi. 

6/15/2015

Saatnya Non Tunai

Kamis 11 Juni 2015 saya mengikuti acara Kompasiana Nangkring di BI. Bertajuk Saatnya Non Tunai. Tokoh yang bicara adalah Ronald Waas (Deputi Gubernur Bank Indonesia ) dan Trinity "The Naked Traveller".  

Berikut dokumentasinya:







6/03/2015

Anak Ikut Mencari Nafkah

2 Juni 2015 sepulang acara Blogger Gathering MedicTrust di MidTown Tulodong Atas daerah SCBD, saya melewati jalan Durian. Ada pemandangan yang menohok.

2 anak berjalan bergandengan menembus malam. Anak laki-laki yang lebih besar membawa karung plastik besar. Karung itu tidak berukuran standar. Tampak sambungan dijahit dengan tali rapia.Tidak tahan, saya  menghentikan motor. Mencoba mengajak bicara mereka dan merogoh kantong. Sebenarnya dilema untuk memberikan sedikit rejeki itu, karena takutnya esok dan esoknya mereka menjadi tidak berhenti mencari sampah botol/memulung. Karena disela pekerjaan itu pasti ada saja yang iba.

6/01/2015

TEROMPET

Saat istirahat teman kerja saya, baca tentang terompet yang terdengar di langit suatu negara. Saya tidak menanggapi dengan serius. Eh ketika pulang Az cerita ia lihat di TV ada berita tentang suara terompet. Tidak berapa lama di salah satu  TV  menayangkan ada suara terompet di Bantul.

Lazua menyimak dengan seksama. Az komentar, "Umm, itu suara Sangkakala ya?"
"Ya, bukanlah."
"Apa sih itu Um?"
" Sangkakala adalah terompet yang ditiup sebelum hari Kiamat."
Duh, saya merasa bersalah. Lazua kan belum pernah diajak omong tentang Kiamat.
"Itu artinya orang Indonesia tidak boleh meniup terompet ya Umm? Nanti Kiamat."
Widiiih, pe er banget. Menerangkan hal ini sama Lazua.
"Tidaklah dek. Sangkakala itu hanya ditiup oleh malaikat Israfil." 
Lazua menatap Ummnya dengan sejuta tanya, sedang saya membayangkan kalau  tahun baru nanti ada pelarangan meniup terompet karena ditakutkan Kiamat. #Nyoba berpikir ala Lazua. 

5/18/2015

Mari Eat, Play, Shop di The Flavor Bliss

Siapa yang tidak tahu Alam Sutera? Di benak kita yang tertanam adalah sebuah kawasan perumahan yang teduh dan nyaman. Tidak itu saja image itu kini bertambah menjadi tempat yang nyaman untuk kulineran.  Pengembang menjadikan tempat ini satu-satunya tempat kong-kow yang asik  di daerah Serpong, Tanggerang.


Sumber dari http://theflavorbliss.com/


EAT





Coba lihat tenants yang ada di  The Flavor Bliss berikut ini. Banyak tempat yang memuaskan lidahkan. Sebut saja Warung Si Doel, dengan masakan khas  Betawi. Soto Betawi, Soto Mie, Lontong Cap Gomeh, serta Doel Punch, minuman recomended di warung ini. 

Bandar Djakarta, tempat makan yang mampu menampung banyak pengunjung. Sensasi memilih ikan segar dan konsep tempat Garden View Seafood, merupakan daya tarik sendiri untuk resto tersebut. 

5/13/2015

ZTE Blade S6

Dalam memilih sebuah handphone apa saja  yang menjadi kriteria? Pasti kalau kita beli lihat spesifikasi, kebutuhan, tentu juga kantong. Ok. Kalau kamu punya budget sekitar 3 jutaan. Ada yang baru dari ZTE yaitu ZTE Blade S6. 

Nah 6 Mei 2015 ada acara blogger gathering di Penang Bistro. Kumpul dengan blogger lain khususnya dengan Kumpulan Emak Blogger.  Sudah lama tidak kumpul sebanyak ini dengan emak-emak blogger lain. Sekarang para emak selain pekerjaan utamanya membesarkan buah hati anak termasuk suami. Uhuk. Juga mulai suka menulis. Banyak lho emak yang mau berbagi apa saja sesuai passionnya.  Menulis bisa dimana saja. Sambil menunggu anak sekolah. Menunggu di stasiun. Naik busway. Antri berdiri saja sambil menunduk. Pas sekali kesempatan kumpul di Penang Bistro  sembari ngulik sebuah handphone yang baru lahir   Februari 2015, yaitu ZTE Blade S6.

4/23/2015

Coco Ichibanya Good Smell Good Curry


“Irrasaimashe” atau irashaimas sapa ramah penyambut tamu #cocoichibanya di siang yang hangat. Saptu 11 April 2015 saya berkesempatan menyambangi sebuah #cococurryhouse yang baru dibuka tanggal 26 Februari 2015. Coco Ichibanya cabang  #summareconmallbekasi. Letaknya di Downtown Walk unit DW 109. #Cociichibanyasmb ini merupakan cabang kedua #cocoichibanyaindonesia setelah di Grand Indonesia.

Penyambut tamu tersebut memberikan sebuah daftar menu, bentuknya brosur.  Tidak seperti daftar menu pada umumnya. Ada bagian cara mengorder makanan.  Penikmat kuliner diberi kekuasaan penuh untuk mengukur perutnya, tingkat kepedasan curry, dan selera topping.

Pertama pilih ukuran nasi. Ada berbagai size sesuai keinginan. 150 gr,  250 gr, 350 gr, 450 gr, 550 gr, dengan harga, semakin besar ukuran semakin besar pula uangnya. Biasanya perempuan 150 gr. Kalau laki-laki 350 gr. Perut sedang lapar pesan ukuran jumbo.   Di dapurnya ada timbangan lho. Nasi terukur tepat.



Nasi berasal dari beras, khusus diimpor dari Jepang. Bentuk dan ukurannya berbeda dengan beras Indonesia. Curry Coco Ichibanya akan berbeda bila dinikmati dengan beras jenis lain Bentuk bulir beras kecil. Kalau yang biasa masak nasi pasti tahu bulir beras itu bermacam-macam,ada yang pendek, panjang. Untuk beras jenis kecil dan  panjang, misalnya beras perak (contoh untuk nasi goreng, nasi padang, beras duyung dari Kalimantan Selatan) diperlukan air yang lebih banyak. Sedang untuk jenis yang pulen  tidak memerlukan air yang banyak. Kebanyakan bisa lembek.

4/20/2015

Ulek

Saya kira uleg bukan ulek.  Sudah sangat jarang tentu orang melakukan hal ini. Di rumah saya hampir tiap hari. Gegara saya tidak membeli/mengganti bagian blender yang rusak. Saya juga jarang membuat masakan dalam skala besar. Kalau perlu, membeli di pasar saja bawang merah atau putih yang sudah di kupas, kemudian minta digiling. Terus ditambah bumbu yang lain. Biasanya ditukang bumbu sudah ada bumbu halus. 

Saat akhir pekan biasanya saya meminta anak untuk ikut mengulek. Pagi-pagi saya sudah bagi tugas dengan anak-anak. Walau mereka laki-laki, bagi saya dapur bukan wilayah yang tabu untuk mereka.
Q saya suruh ngulek. Sedang Az kena bagian melipat kantong plastik yang sudah menggunung. Rupanya Az memilih mengulek.

Karena belum terbiasa, ia mengulek dengan cara badannya yang bergerak sedang tangannya diam. Yaa tidak terjadi apapun. Setelah diberi tahu. ia mulai bisa. Kini ia terlalu kencang. So, bikin mata berair karena gas dari bawang merah masuk ke hidung.

Apa yang ia lakukan menghadapi keadaan ini?

"Mulai menangis...mulai menangis." Ha ha ha ada saja nak kamu menetralisir keadaan tidak nyaman. Kami tertawa melihat tingkahnya. 

Ia memilih menyerah karena matanya sudah berair. Saya mencontohkan. Kata saya lakukan dengan pelan-pelan. Waktu kecil saya juga  juga tidak bisa. Terus berlatih akhirnya juga bisa. Lazua yang TK  saja pernah diajarkan mengulek di sekolahnya. Ada muatan positif dalam ulek mengulek. Ada koordinasi tangan dan mata. Ada sensitivitas, anak belajar kapan harus mengulek dengan kencang atau perlahan. Anak juga belajar  menggenggam batu ulek. Kegiatan ini juga mengakrabkan orang tua, dan membuat ia break sebentar untuk kegiatan gadget akhir pekannya. 

4/19/2015

Belajar Geometri Sederhana

Saya merapikan meja makan usai anak-anak makan siang. Pyrex glass tempat macaroni panggang tidak muat dengan tudung saji. Dengan matematika sederhana saya memposisikan tempat tersebut secara diagonal. Ukuran  diagonal lebih panjang dari lebar tudung saji.

Timbul pikiran untuk menanyakan pada anak-anak. Mereka tidak melihat yang saya lakukan.
"Kalau tempat makaroni  tidak muat ditutup tudung saji. Apa yang kalian lakukan?"
"Habiskan." Dengan polosnya mereka menjawab.

Sebuah jawaban diluar dugaan. Iya juga sih daripada sulit-sulit. Tetapi maksud saya bukan itu. 


4/03/2015

Segitiga unik Scientia Square Park (SQP), Summarecon Digital Center (SDC), dan Food Truck Festival

Kami berangkat dari rumah pukul  06.00 lewat.  28 Maret 2015 bagi anak saya nomor dua adalah hari bersejarah karena ia test saringan masuk Mahad Rahmaniyah daerah Cilodong Kostrad Cibinong. Rangkaian test selesai sekitar pukul 11.00.

Setelah test saya berencana mengajak anak-anak ke Sumarecon Mall Serpong. Hari ini ijin keluar dari Ab yang sedang tugas di Marunda adalah harus mengajak anak-anak atau tidak boleh berangkat. Saya memilih mengajak anak-anak. 

Pikir saya undangan Bloggernya di tempat itu. Saya baca berulang undanganya di Facebook. Tidak tahunya Di Summarecon Digital Center. Driver cabutan kami, tahu daerah ini karena sering mengantar anak tetangga yang bekerja daerah sini.

Dari Cibinong rutenya jalan Raya Bogor kemudian masuk tol dekat Pasar Rebo selanjutnya keluar pintu tol Serpong. Tugas saya memandu berkurang. Biasanya saya menggunakan handphone  sebagai GPS. Zaman dahulu, kesannya jadul  sekali. Saya menggunakan peta yang tebal untuk mencari suatu alamat. Itu terjadi tahun 2000-an. Berterimakasihlah pada teknologi. Sekarang dengan handphone saja orang bisa mengerjakan apa saja.

3/31/2015

Sekantung Manisan Jambu

Umur wanita itu sudah genap 30 tahun. Ia diturunkan suami dibilangan Blok M. Karena berbeda arah. Ia bekerja di Gandaria. Perjalanan ia lanjutkan menggunakan bus kota. Saat naik bus  derai tangis dari langit seolah latah. Ya dada Nei sakit bukan kepalang. Dibilang Mika tidak mau mengalah. Apa artinya penantian bertahun-tahun dengan kesabaran.

Atau Mika sudah bertemu sesorang sehingga ia tidak sabar menunggu buah hati itu. Keluar dari perut Nei. Hai Mika bukan Nei tidak mau mempunyai momongan.  Bukan. Pekerjaan ini sangat berarti bagi diri Nei. Kelak  untuk bayi  juga.

Nei menatap jendela bus yang mulai dibasahi titik air. Mengaburkan pandangan. Apakah mata hati Nei kabur seperti  jendela itu. Sehingga tidak bisa melihat masalah dengan jelas. Ya Allah, jaman sekarang masihkah seorang perempuan tinggal di rumah demi anak-anaknya?

Mengapa isu ini menerpa rumah tangga sekarang. Empat tahun adalah waktu penantian yang panjang untuk menanti tangisan bayi. Mestinya otot kesabaran sudah terlatih untuk tetap kuat. Mengapa sekarang tiba-tiba Mika menuntut Nei berhenti bekerja?

3/29/2015

Nama Pemain Bola

Tidak sengaja mendengar komentator bola sedang beraksi. Ia menyebut nama pemain berulang-ulang.
Coba nama-nama pemain bola itu nama Asmaul Husna. Komentatornya kan jadi ngajak orang berjamaah nyebut Asmaul Husna.
Ya Rahman ya Rahim ya Malik ya Qudus ya Salam.

Menonton Bola

Ab sedang menonton bola antara Brunei dan Indonesia. Wajah beliau tampak tegang. Sesekali bilang 'cek' tanda kecewa. Biasanya juga orang kalau menonton bola sambil teriak-teriak dan memukul gemas. Ih siapa yang main. Wong cuma menonton kok pakai penghayatan dan pengamalan.
Kalau sampai Ab, banting remote. Umm kasih baskom berisi tepung berserat tinggi. Selesai menonton bisa jadi adonan roti. Penonton yang produktif.

PIJAT

Baru saja nonton dr OZ di Trans TV. Tentang pijat refleksi di tangan. Ab serius nonton dan mempraktekkan.
Umm: "Kata Mpok Hajjah May  (peminjat langganan kami) sehabis meminjat orang, badan beliau lebih sehat. Kesimpulan premature  Umm, titik refleksi di tangan beliau ikut terpijat. Kalau  Ab mau sehat mau gak pijat Umm?"
Ab diam tidak bersuara mendengar permintaan Umm. Nii istri sebenarnya mau diri Ab sehat atau memang mau dipijat. H h Umm ngakal

3/28/2015

Samsung Galaxi Note Edge: Catatan ‘Tepi’ Sang Pemimpi

Saya ingat ketika menghadiri acara Samsung Forum di hotel Mulia Februari tahun 2013. Acara saat itu ada live blog competition-nya. Sebagai blogger pemula. Saya hanya bisa bermimpi mendapatkan hadiah. Tak dinyana beberapa bulan kemudian ketika menghadiri acara Dancow saya mendapatkan dooprize Samsung S3 mini. Saat itu saya perlu uang untuk membayar SPP anak saya di pesantren. Saat kita perlu, Allah maha tahu.

Waktu terus bergulir bulan Maret 2014, kejutan saya mendapatkan hadiah Samsung  Galaxi S4 dari Bank Mandiri dalam lomba blog. Dari hp itu kemudian mimpi menjadi kenyataan banyak terjadi.  Dapat hadiah dari lomba love tweet. Hand phone menjadi Wi-fi  hotspot, hasilnya... berhasil untuk pertama kali menang lomba live blogging bulan Maret 2015 ini. 

Saya juga bekerja  dibagian dokumentasi. Tugas saya memfoto kegiatan adik-adik (istilah untuk murid) di sekolah Tetum Bunaya. Sebuah sekolah inklusi, tidak hanya siswa mainstream juga ada murid istimewa. Kadang saya tidak membawa kamera. Handphone yang ada di kantong siap mengabadikan momen kegiatan murid dan guru. Sekolah yang peduli dengan lingkungan. Mereka menggunakan  kemasan bekas untuk menghasilkan karya. Saya pernah ternganga melihat anak kelas satu SD membuat replika timbangan dari kardus makanan cepat saji. Itu belajar Matematika. 

3/21/2015

Merapikan Rumah

Memutuskan tidak mempunyai asisten rumah tangga ketika rumah sedang direhab adalah sebuah tantangan. Dua bulan saya menantang diri saya sendiri untuk tidak menggunakan jasa orang lain. Walhasil jiwa saya mengarah depresi.
Walau diniatkan, direncanakan, untuk merapikan rumah. Tetap saja tidak bisa. Kesalahan saya, tantangannya terlalu besar. Pagi bekerja. Siang mengurus anak. Malam mengerjakan pekerjaan rumah. Akhir pekan arisan, tahsin, kadang kopdar atau menghadiri launching produk. Satu dua hari satu bulan dua bulan enjoy. Memasuki bulan ketiga barang-barang yang dipindahkan dari tiap kamar ke atas makin lama makin numpuk.
Hampir tidak bisa berjalan. Baju belum disetrika menggunung. Pakaian yang belum dilipat sama. Hampir tidak ada satu sudut yang rapi.
Saya bukan pengelola pekerjaan rumah yang baik. Karena enam tahun tergantung dengan Mpok kami. Saya belajar dengan membaca satu situs yang berbeda tiap hari tentang mengelola rumah. Agar tetap semangat. H h walau tidak rapi-rapi yang penting ceria kan. Soalnya akhir-akhir ini saya cenderung menjadi pemarah dan tidak bisa tersenyum.
Padahal anak pertama saya sudah membantu mencuci piring, menyetrika bajunya sendiri, kadang meng-handle adik-adiknya.
Untuk mengurai pekerjaan  akhirnya saya memilih kalah, tidak berhasil memenuhi tantangan. Ya tak apalah untuk kesehatan jiwa dan kerapian rumah.
Kemaren si penolong sudah datang. Setengah hari hanya menyetrika dan hari ini merapikan barang.
Saya menyiapkan kotak dan plastik.
Barang-barang saya bagi 4.
Pertama barang yang akan dibuang
Kedua barang yang akan diberikan
Ketiga barang yang masih sayang untuk dibuang
Keempat barang yang digunakan.
Sering ketika mencari sesuatu bingung menyimpannya di mana. Akhir saya membuat list apa saja barang yang saya punya. Caranya mencek barang-barang yang beserakan. Wow. Ternyata atas kulkas, samping TV, bawah TV. Atas meja rias.
List itu adalah
1. Buku dan majalah saya, anak-anak, suami.
2. Peralatan tulis
3. Obat
4. Kosmetik... h h kesannya saya suka dandan. Padahal eye shadow, blush on saya tidak punya.
5. Charger
6. Bon bahan bangunan dan bon  lain-lain yang kira-kira penting
7. CD/DVD
8. Barang maybe. Barang yang sayang dibuang.
9. Sepatu
10. Barang yang akan dipakai seperti odol sikat gigi sabun.
11. Souvenir kawinan
12. Kartu asuransi, kartu klinik.
13. Tas
14. Kaos kaki
15. Sapu tangan
16. Penutup kepala karena saya berjilbab
17. Jilbab
18. Gunting, lem, jepit kuku
Apalagi?
Akhirnya hari ini, 80 % saya dan penolong berhasil memilah barang. Ada dua karung besar. Wow. Selama ini hidup kami dengan barang yang belum tentu kami pakai.  Untuk urusan rapi dan bersih, sepertinya rumah belum termasuk kategori ini. Sabar... kudu bertahap
Sebelum dipilah dan dirapikan

3/14/2015

Bebek Kaleyo: Bebek yang Terjangkau Semua Kalangan

Ini kali kedua saya sengaja ke  BSD. Dulu saya naik kereta. Jatuhnya muter-muter. Tujuan ke Bebek Kaleyo 5 jalan Rawa Buntu  17. Transport dari Cilandak mudah.  Saya naik Arga Mas jurusan Tanggerang, ingat ada kodenya CB. Turun di Rawa Buntu kemudian menyeberang naik angkot 27. Saya rasa kalau naik mobil pribadipun cukup mudah. Keluar dari pintu tol ketemu jembatan tol terus muter balik.



Parkiran Bebek Kaleyo cabang BSD luas  muat  50 mobil lebih. Depan dan belakang restoran.  Desain ruang terbuka sepertinya sudah menjadi ciri khas Bebek Kaleyo.  Angin yang sepoi-sepoi tentu menambah selera makan.  Saya baru tahu  kaleyo itu singkatan dari Kaleh (dua) dan Yo (ayo) artinya ayo beli 2 atau ayo datang lagi. Saya kira bebek kalio dari Padang.

3/13/2015

Banjir Lokal

Sore 12 Maret 2015 langit daerah tempat tinggal saya, terlihat penuh dengan titik air. Tidak berapa lama byur. Seperti baskom penuh yang ditumpahkan ke kepala.
Rumah saya dekat dengan tempat kerja. Buru-buru saya pulang. Ada bagian atap rumah saya yang bocor. Walah airnya mengalir sampai jauh. Dari kamar hingga dapur.
Untung punya tagline sabar syukur ikhlas. Walau lantai sebelumnya baru dibersihkan kudu dipel lagi dan berkali-kali karena air menggenang. Yup nikmati. Terpikir orang-orang yang kebanjiran dan terendam berhari-hari. Keciil yang saya alami. Jadi semangat ngepel seluruh ruangan. Hitung-hitung olah raga.
Setelah itu minta sama Allah dapat bayaran yang tinggi plus banjir rejeki. Fabiayyi aalaaaaai robbikumaa tukadjdjibaan   Maka nikmat Tuhanmu  yang manakah, yang kamu dustakan. Yaa selama ini meski secara materi tidak berlebihan saya bersyukur bertemu dengan orang-orang yang mau berbagi ilmunya. Padahal secara hitung-hitungan saya tidak mampu membayar tarif mereka.
Semua kembali pada individunya. Sebuah peristiwa mau disikapi dengan nelongso atau legowo.

3/12/2015

Parfum

Sekarang saya lagi suka bawa tas kecil. Sampingnya ada saku yang muat macam-macam botol. Salah satunya botol parfum. 
Ketika mau jemput Az les saya buru-buru menggunakan parfum. Dengan cara mengoles sedikit di urat nadi lalu saya bawa dari bawah pipi hingga seluruh badan. Sengaja sedikit agar tidak membuat orang menengok.
Tunggu kok berasa panas. Yaaa... ternyata yang saya oles health care. Pantas saja. Memang botolnya mirip dengan parfum dan aromanya jeruk nipis.  Waduh kepanasan eh keangetan.
Jadi ingat jaman kuliah dulu. Gak mau banget menggunakan parfum. Agar tidak tercium aroma tidak enak, pakai minyak kayu putih selain menyamarkan aroma tidak sedap juga  terasa hangat. Kok tidak ada parfum aroma minyak kayu putih ya. H h h.
Sekarang aroma bawah tangan itu tetap mewangi sepanjang hari karena  sudah ada deodorant yang cocok. Tidak seperti jaman kuliah. Kecuali pas menggunakan baju yang tidak menyerap keringat dan aktifitas sedang banyak. Weh. Semriwing. Hacis. Hacis.

3/05/2015

Antara Mawar dan Putus asa

Ketika bunga mawarmu memberikan kuntum terbaiknya. Yakinlah engkau mempunyai 'kebaikan'. Artinya bila kau berusaha Allah akan memberikan jalan.
Adakan orang yang menganggap dirinya jahat. Kotor. Tidak baik. Tidak bisa lagi lurus. Rahmat Allah diberikan kepada siapa saja. Ketika orang mendekat sejengkal, Ia mendekat juga. Tidak peduli seberapa pekatnya hidup.
 Mawar memberikan bunganya karena kau sayangi dan rawat. Bagaimana hubunganmu dengan orang-orang terdekatmu?  Bagaimana kau merawat dirimu?
Jangan pernah putus asa untuk memperbaiki diri dan hubungan dengan orang lain. Jatuh. Bangkit. Cobalagi. Seperti menanam mawar.  Tidak berbunga, hanya berdaun, beri pupuk yang tepat. Potong ranting setiap habis berbunga. Syukuri ketika  berbunga. Bila  mati, beli lagi (hubungannya dengan hidup: perbaharui sikap ). Kadang saat menyentuh, tertusuk durinya. Obati. Begitulah  menanam mawar.
Ketika kita dapat melihat kebaikan baik diri sendiri dan orang lain dengan mata hati. Disitu kita merasakan ada rahmat.

Foto diambil menggunakan Samsung S4

3/02/2015

Sadar Penuh Hadir Utuh: Mengubah Kebiasaan

Saya ingin beli pulsa dengan cara membeli lewat Klik B**. Pin masuk ke web Klik B** berbeda dengan pin di pirantinya. Karena  tergesa-gesa mau telepon tukang  gas melon (lagi susah dicari) untuk keperluan air hangat anak-anak mandi. Pikiran tidak fokus alias ngelamun. Apa yang terjadi? Saya menekan pin dua kali dengan pin web. Seharusnya saya berhenti. Lebih baik menelpon CS bank minta reset ulang. 

Karena ketidaktahuan, saya mengulang isi pin dengan yang benar. Malah ke-lock. Duilee, bakal jalan-jalan ke Kantor bank tersebut. Seperti banyak waktu saja. Status saya sebagai ibu rumah tangga tanpa asisten, punya jadwal unlimited. Masak, cuci piring, setrika, cuci baju, merapikan dan membersihkan rumah, plus jemput anak sekolah. Tambah tugas baru mengurus Key B**. Yeaa.

Rupanya saya belum terbiasa untuk sadar penuh hadir utuh. Mestinya saya fokus apa yang saya kerjakan. Pikiran saya tidak kemana-mana. Mengubah kebiasaan menurut Adjie Silarus dalam buku Sadar Penuh Hadir Utuh. Bisa dilakukan dengan cara menyenangkan. Bisa karena terbiasa. Kayak orang cinta-cintaan gitu. Witing tresno jalaran soko kulino. Banyak orang ingin mengubah kebiasaan padahal belum mengubah perilakunya. 

Untuk berubah perlu kemampuan  dasar.  Apa saja itu? 
- Menciptakan kebiasaan baru
- Latihan membentuk kebiasaan baru: Pertama pilih satu kebiasaan baru yang bukan sebuah kebiasaan misalnya cuci piring setelah sarapan, makan satu buah saat sarapan. Kedua, pilih pemicu yang dapat dikaitkan  dengan langkah pertama. Contoh minum air putih dikaitkan dengan bangun tidur.  Beberapa langkah selanjutnya dapat dibaca dalam buku.

Ciri khas Adjie adalah menyisipkan cerita pada bukunya.  Pada bahasan Mengubah kebiasaan. Terdapat Cerita Tiga Monyet, Berpikir Positif, Hindari Terlalu Banyak Mengeluh,

Ada juga  tips untuk menghentikan kecanduan.

1. Temukan pemicunya
2. Pilih kebiasaan baru untuk mengganti kebiasaan lama
3. Usahakan ubah setiap pemicu kecanduaan, satu persatu.
4. Buat feedback positif untuk kebiasaan baru.
5. Beri feedback negatif  bila melakukan kebiasaan lama
6. Ulangi siklus feedback positif sesering mungkin
7. Bila satu kebiasaan buruk berhasil diubah, Coba ubah kebiasaan jelek lainnya. Ingat mulailah dengan sederhana.

Tips untuk menghentikan kecanduan ingin saya terapkan pada anak. Ia kecanduan gadget,  semenjak sakit cacar dua minggu yang lalu. Ini baru coretan saya:

1. Pemicunya tidak ada pendampingan, banyak waktu luang, dan ada sarana internet. 
2. Ganti dengan kegiatan fisik, mendongeng, membuat prakarya.
3. Ubah pemicunya satu persatu. Saya harus menyediakan waktu untuk mendampinginya. Internet di-offkan. 
4. Beri pujian sewajarnya bila ia mau mengurangi kegiatan gadget.
5. Bila ia melanggar maka jatah waktu main game diakhir weekend kurangi.
6. Memberi hadiah berupa jus buah  bila ia berhasil mengubah kebiasaan.
7. Kecanduan lain yang mesti diubah adalah menggigit  mainan. Kebiasaan yang muncul saat cemas.     Saat umur satu - dua tahun ketika fase menggigit sudah  selesai. Ia sudah tidak melakukan hal itu. Baru-baru ini saja kebiasaan itu muncul kembali.


Hal tersebut diatas baru satu bahasan  dari buku Sadar Penuh Hadir Utuh. Dalam buku  lebih banyak lagi yang  dikupas. Yaitu tentang Mindfulness; Fokus dari distraksi teknologi;  Semuanya berawal dari persepsi; Manusia, hati, cinta dan kasih; Menciptakan kebahagiaan.  Ada potongan harga 20% dan tanda tangan dari Adjie Silarus, bagi pembeli pre order buku Sadar Penuh Hadir Utuh. GRATIS 20 tiket kelas pelati­han “Sadar Penuh Hadir Utuh” untuk 20 pem­beli pre order yang beruntungKelas tersebut akan diselenggarakan akhir Maret atau awal April. Durasi kelas 2 jam.




3/01/2015

Ngomel dengan Nyanyian

Hampir 3 bulan Mpok tersayang kami resign. Betapa addict kami terhadapnya. Karena 6 tahun bersama kami. Ketika ia farewell, Umm menangis bombay. Sanggupkah Umm tanpanya. Sambil bercucuran airmata (lebai tingkat dewa), "Bila Umm mengibarkan bendera putih, bersediakah Mpok datang?"
"Jawabnya, Umm pasti sanggup."

Walhasil rumah tidak pernah rapi. Bawaannya ingin ngomel terus dan mulai sering bertanduk (memang kerbau).  Lama kelamaan kasiannya juga anak-anak. Nah ketika suatu sore ada anak yang malas mandi. Umm nyanyi lagu Meghan Trainor All About that Bass.  Hanya reff saja, liriknya ada yang diganti.

"Because you know I'm all about that bass. 'Bout that bass, no treble. Ayo nak (sebut nama anak) mandi! Ayoo yo mandi."

Dengan cepat ia mandi. Horee tanpa nyanyi dengan tanda petik, bernada tinggi. Umm berhasil direct anak. Senang sekaligus malu. Ia mau cepat mandi karena tidak mau mendengar Umm nyanyi. Senyum malu. Tutup wajah dengan kipas.

Berikutnya ketika yang lainnya malas-malasan mandi, Umm ancang-ancang mau nyanyi. Dengan segera mereka ke kamar mandi.


Cari di Google

"Nak, carikan cara menghapus cache dan cookies di IPOD."
"Ya, Umm."
Dengan cepat sang anak sudah menemukan caranya.
Dilain waktu.
"Nak, carikan resep bakso ikan."
"Resepnya menggunakan tepung tapioka bla bla Umm."
Dengan lincah Umm menyiapkan bahan dan mulai mengerjakan. Caranya sudah sesuai dengan yang diinternet. Tetapi kok tidak mau dibentuk, lumer. Akhirnya ditambahkan tepung terigu maka jadilah mpek-mpek. Selidik punya selidik ternyata tepung yang saya gunakan adalah tepung sagu. Padahal yang diperlukan tapioka. Walah. Bukan salah Google.
Tetapi tidak jera tanya Google.
"Nak. Coba cari kemoceng Umm yang terselip!"
Sang anak bengong.

2/27/2015

Belajar Hening Sejenak dan Sadar Penuh Hadir Utuh Bersama Adjie Silarus

Ketika bermain di Loksado anak-anak saya riang memecah keheningan udara pegunungan  Meratus Kalimantan Selatan. Air yang haning (bahasa Banjar: jernih),  sejuk  menyentuh kulit mereka. Atsmofir tanpa polusi.  Saya yakin itu terekam sebagai  kenangan yang menyenangkan. Bagaimana dengan masa lalu yang tidak mengenakan?
Ilmu berdamai dengan masa lalu yang tidak nyaman,  saya peroleh ketika berhasil memenuhi tantangan dari Ani Berta di grup Learning Forever menulis tentang profesi. Hadiahnya belajar hening dengan Aji Silarus. Seorang penggiat mindfullness lulusan cumlaude psikologi UGM. Menggeluti meditasi sejak 2002. Penulis buku best seller Sejenak Hening.

Sore yang ramah 15 Februari 2015  duduk di ruang Griya SukhaCitta. Di ruang yang dirancang minimalis. Lantai yang hangat dan ada bantalan. Dinding dipenuhi cermin. Lighting yang membawa ketenangan. Suara lembut Adjie membelah ruangan. Para Emak khidmat mendengar. Beberapa kali pertanyaan diajukan. Ditingkahi derai tawa dan senyum ketika merasa tersentil.