8/29/2013

SMILE INDONESIAN


When interacting with other person, one should avoid expressing negative air of resentment, arrogance or hostility. Smiling, even toward strangers that you are interacting with, or someone that accidentally met your eyes are considered polite and could be a social ice-breaker and to sign that you are approachable. Probably that is why Indonesians are rated highly as the most smiling people in the world.[3] However, since smiling is very pervasive in Indonesian culture, one must understand that it is a social requirements and it did not always means positive emotions. Indonesian might reserve to smile when they are confused, shy, embarrassed, or even felt offended, this give more complexity in social interactions in Indonesia. It is also advisable to avoid staring, as it can be considered intrusive. Interacting with somebody you barely met, especially older people, are require strict etiquette. However interacting with close friend, among peers with similar age, or significant others, might be more relaxed, affectionate and loosened from all those strict etiquette.
Gambar diambil dari http://web.nso.go.th/en/asean/asean_1.htm


Senyum orang Indonesia telah mendunia di Wikipedia saja khusus mengulas tentang senyum ini. Indonesia terkenal orang yang paling banyak senyum di dunia. Untuk kawasan ASEAN apalagi.

Andai Adam Malik dahulu tak membawa senyum dari rakyat Indonesia tak mungkin ASEAN berdiri. Senyum identik dengan keramahtamahan dan hati yang hangat.


Dalam era Masyarakat Ekonomi ASEAN integrasi perdagangan, pelayanan dan wilayah investasi. Budaya senyum dapat masuk dalam dunia perdagangan, pelayanan dan bahkan wilayah investasi. Juga masyarakat politik dan keamanan. Apalagi masyarakat sosial budaya.

Saya yakin tagline Smile Indonesian cocok untuk kawasan ASEAN dan sudah sangat banyak digunakan sektor wisata. 

Senyum dapat menyangga empat pilar AEC (ASEAN Economic Community)
  1. ASEAN sebagai pasar tunggal dan basis produksi internasional
  2. ASEAN sebagai kawasan dengan daya saing ekonomi yang tinggi
  3. ASEAN sebagai kawasan dengan perkembangan ekonomi yang merata
  4. ASEAN sebagai kawasan yang terintegrasi secara penuh dengan perekonomian global 


Tulisan  ini diikutsertakan dalam lomba  http://aseanblogger.com/lomba-blog-10daysforasean

Sumber Tulisan: 
http://ditjenkpi.kemendag.go.id/website_kpi/Umum/Setditjen/Buku%20Menuju%20ASEAN%20ECONOMIC%20COMMUNITY%202015.pdf

http://en.wikipedia.org/wiki/Etiquette_in_Indonesia


http://www.wikihow.com/Greet-People-in-Indonesia





2 comments:

  1. Replies
    1. Terima kasih doanya Sri. Panjang juga namamu dik. http://www.blogger.com/profile/00263625597286443819

      Delete